Berita Nasional
Heboh Babi Hutan Suka Makan Roti dan Minum Kopi di Banyumas
Keanehan lain adalah dari segi makanan. Babi hutan ini hanya mau makan makanan matang.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANYUMAS - Babi hutan atau celeng membuat geger warga Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Secara fisik, babi hutan itu berbeda dengan babi hutan lain.
Kaki-kakinya tampak seperti jari.
Keanehan lain adalah dari segi makanan. Babi hutan ini hanya mau makan makanan matang.
Bahkan, suka makan nasih hangat, roti dan juga minum kopi.
• Aulia Kesuma dan Putranya Akhirnya Divonis Hukuman Mati
• Pemuda Ini Pacaran di Tempat Gelap hingga Berujung Penjara
• Ditinggal Orangtua ke Kebun, Siswi SMP Ajak Pacar ke Rumah hingga Berakhir Tragis
• Program Bikin SIM Gratis di Seluruh Indonesia pada 1 Juli 2020, Ini Syaratnya
Kontan, celeng yang punya ciri fisik dan perangai yang aneh itu menjadi tontonan warga dan juga pergunjingan warganet.
Tak sedikit warganet yang menyebut bahwa babi hutan aneh itu merupakan celeng jadi-jadian.
Pengamatan TribunBanyumas.com, babi hutan yang biasa warga menyebutnya sebagai celeng itu terlihat tidak biasa karena kaki-kakinya yang tampak mirip seperti jari-jari.
Celeng tersebut adalah milik Tukiran atau Bawor (55), warga RT 8 RW 3 Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas.
Bawor mendapatkan celeng tersebut sekitar tiga bulan yang lalu sewaktu berburu di daerah Karangnini, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Bukan hanya dari segi fisik yang tampak aneh, tetapi kebiasaan makannya juga dikatakannya berbeda dibanding dengan babi pada umumnya.
Babi hutan itu hanya mau makan makanan yang matang saja.
"Saya kasih pepaya mentah dan singkong mentah tidak mau, tetapi begitu dikasih nasi hangat, roti, sampai rica-rica daging celeng, sampai minum kopi dia mau. Sukanya makanan dan minuman matang," ujar Bawor kepada TribunBanyumas.com, Senin (15/6/2020).
Selama berburu celeng 10 tahun, baru kali ini Bawor mendapatkan jenis babi seperti itu.
Jari atau kuku-kukunya tampak panjang-panjang masing-masing ada empat, dengan bobot sekitar 12 kilogram.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/babi-hutan-aneh-di-banyumas.jpg)