Kasus Corona di Lampung

Pasien Covid-19 di Lampung Sembuh 100 Persen, 48 Pasien Positif di RSBNH Sudah Pulang

Di tengah pandemi Corona yang belum berakhir, kabar gembira datang dari RSUD Bandar Negara Husada (RSBNH) Kota Baru, Lampung Selatan.

AFP/Chaideer Mahyuddi
Ilustrasi - Petugas kesehatan dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) mengambil sampel darah saat melakukan rapid test Covid-19 kepada para siswa di SMK Mahyal Ulum Al-Aziziyah, Sibreh, Aceh, Kamis (11/6/2020). Pasien Covid-19 di Lampung Sembuh 100 Persen, 48 Pasien Positif di RSBNH Sudah Pulang. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Di tengah pandemi Corona yang belum berakhir, kabar gembira datang dari RSUD Bandar Negara Husada (RSBNH) Kota Baru, Lampung Selatan.

Seluruh pasien positif corona atau Covid-19 yang dirawat di rumah sakit tersebut sudah sembuh 100 persen.

Total ada 48 pasien yang dirawat dan seluruhnya sudah pulang ke rumah masing-masing.

Direktur RSBNH dr Djohan Lius membeberkan, pasien asal Lampung Tengah nomor 109 merupakan pasien terakhir yang dinyatakan sembuh seusai menjalani isolasi dan perawatan di rumah sakit milik pemerintah provinsi ini.

"Kita pertama kali merawat pasien positif Covid pada akhir Maret lalu dan sampai pasien terakhir pulang totalnya kita sudah merawat 48 pasien. Pasien terakhir nomor 109 sudah pulang dua hari lalu," jelas dr Djohan yang ditemui Tribunlampung.co.id di ruang kerjanya di RSBNH Kota Baru, Rabu (17/6/2020).

Data terbaru kasus Covid-19 di Lampung pada Rabu (17/6/2020) menunjukkan, total jumlah pasien positif sebanyak 169 orang dengan rincian 40 pasien masih dirawat dan diisolasi, 117 pasien sembuh, dan 12 meninggal dunia.

Sembuhnya keseluruhan pasien positif Covid yang dirawat di RSBNH diakui dr Djohan Lius tidak semuanya berjalan mulus.

"Ada pasien yang swab awal negatif, lalu swab kedua positif. Itu nggak boleh pulang. Jadi tidak semuanya mulus, ada dinamikanya juga. Nggak semua pasien itu langsung sembuh," paparnya.

Ia mengatakan, paling cepat pasien pulang di hari ke-12. Rata-rata 14 hari masa perawatan.

Pasien boleh pulang saat hasil swab dua kali negatif dan kondisi pasien bagus.

Namun jika dari dua swab ada satu yang positif, masa perawatan dilanjutkan dan pasien tersebut belum boleh pulang.

"Kita lakukan pengambilan swab lagi hari ke 5 dan ke 6 berikutnya. Sampai hasilnya negatif semua baru boleh pulang. Kalau masih ada yang positif,masih dirawat lagi," ujarnya.

Dokter Djohan menerangkan, rumah sakit yang dipimpinnya merupakan RS rujukan pasien Covid sekaligus RS darurat.

Disebut RS darurat karena menjadi tempat perawatan bagi pasien yang tidak memungkinkan karantina mandiri di daerah asalnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved