Kasus DBD di Indonesia

Indonesia Catat Ada 64.251 Kasus DBD Selama Pandemi Covid-19, Ratusan Orang Meninggal Dunia

Belum selesai wabah virus corona, kini Indonesia dihadapkan dengan kasus demam berdarah dengue (DBD) atau dengue hemorraghic fever (DHF).

Grafis Tribunlampung.co.id/Dodi Kurniawan
Ilustrasi - Indonesia Catat Ada 64.251 Kasus DBD Selama Pandemi Covid-19, Ratusan Orang Meninggal Dunia. 

Pihaknya juga menyebut bahwa pandemi Covid-19 telah memberikan tekanan pada upaya pencegahan DBD.

"Sistem yang diterapkan untuk memantau nyamuk baik secara mandiri oleh penduduk maupun pemerintah tidak bekerja selama pandemi karena semua energi didedikasikan untuk mengatasi Covid-19," tambahnya.

Dr Nadia mengungkapkan bahwa kebijakan pembatasan untuk mencegah penyebaran Covid-19 telah membatasi pergerakan para petugas kesehatan yang memantau adanya nyamuk melalui sistem door-to-door dan mendistribusikan larvisida kepada penduduk, atau disebut jumantik.

Sementara itu, Kepala Divisi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Dinas Kesehatan Bali, I Wayan Widia mengatakan bahwa jumlah kasus yang tinggi di wilayahnya disebabkan oleh tidak adanya kewajiban pembersihan satu bulan sekali karena pembatasan Covid-19.

Menurutnya, kondisi ini membuat sejumlah tempat seperti saluran air, menjadi tempat nyamuk bertelur.

"Dengan anjuran tetap di rumah, orang-orang tidak dapat melakukan aktivitas untuk membasmi sarang nyamuk secara masif," ujarnya.

Adapun tempat-tempat lain dengan reservoir air seperti hotel dan resort, juga menjadi tidak terjaga karena sebagian pekerja tidak bertugas.

Kondisi ini pun dinilai turut berkontribusi dalam perkembangbiakan nyamuk.

Menurut Erlina Salmun, Divisi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi NTT, ada kaitan antara jumlah kematian dengan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang demam berdarah.

Ketidaktahuan ini dinilai menyebabkan kondisi di mana saat mereka membawa anggota keluarga yang sakit, sebagian besar telah cukup terlambat.

"Para pasien dikirim ke rumah sakit saat kondisinya sudah parah," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ada 64.251 Kasus DBD di Tengah Pandemi Covid-19 di Indonesia

Pandemi virus corona atau Covid-19 masih berlangsung di Indonesia. Belum selesai wabah virus yang berasal dari China itu, kini Indonesia dihadapkan dengan kasus demam berdarah dengue (DBD) atau dengue hemorraghic fever (DHF). Bahkan, sudah ratusan orang Meninggal Dunia akibat DBD, dari awal hingga tengah Tahun 2020.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved