Tribun Lampung Selatan

New Normal, Pokdarwis Pantai Minang Rua Mulai Siapkan Protokol Kesehatan

Sejak bulan Maret lalu kunjungan wisata ke Pantai Minang Rua ikut terdampak pandemi covid-19.

Tayang:
Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Pokdarwis Pantai Minang Rua
Kegiatan bersih pantai oleh Pokdarwis pantai Minang Rua. New Normal, Pokdarwis Pantai Minang Rua Mulai Siapkan Protokol Kesehatan 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA –  Mempersiapkan untuk penerapan kebijakan new normal, Pokdarwis Pantai Minang Rua di Bakauheni mulai melakukan langkah persiapan guna membuka kembali aktivitas tempat wisata pantai.

Rian Haikal dari pokdarwis pantai Minang Rua mengatakan, pihaknya telah mulai melakukan kegiatan pembersihan dan pembenahan beberapa sarana di kawasan wisata Pantai Minang Rua.

Ini dilakukan, karena sejak bulan Maret lalu kunjungan wisata ke Pantai Minang Rua ikut terdampak pandemi covid-19.

Kegiatan kunjungan pun terhenti.

“Rencananya dalam waktu dekat, kita sudah akan dapat kembali buka untuk kunjungan wisata,” kata dia, Jumat (26/6/2020).

Menurut Rian, selain melakukan pembersihan dan pembenahan fasilitas.

Pokdarwis Masih Temukan Tukik di Pantai Minang Rua

Cerita Warga Lamtim Sukses Buat Pesawat Remote Jenis Boeing, Firman Belajar Otodidak dari YouTube

Damar Lampung: Selama Pandemi Kasus KDRT Meningkat

Pihaknya juga sedang mempersiapkan untuk protokol kesehatan bagi pengunjung dan juga petugas di pantai Minang Rua.

Ini sesuai dengan arahan dan kebijakan pemerintah.

Dimana untuk tempat wisata, harus memberlakukan protokol kesehatan pada tempat wisata yang dikelola pada kondisi new normal.

“Ini sedang kita siapkan. Sepeti sarana untuk cuci tangan. Begitu juga dengan himbauan untuk menggunakan masker serta physical distancing (jaga jarak),” ujar dirinya.

Dirinya berharap, kunjungan wisata ke Pantai Minang Rua dapat kembali menggeliat.

Karena, keberadaan wisata pantai ini memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat sekitar.

Sebelumnya, Dinas Parawisata dan Kebudayaan Lampung Selatan pun telah meminta para pengelola tempat wisata untuk mempersiapkan diri untuk kondisi new normal.

Kepala Dinas Parawisata dan Kebudayaan Lampung Selatan, Rini Ariasih mengatakan, seiring terus menurunnya kasus covid-19.

Pemerintah daerah melalui dinas Parbud telah meminta kepada pengelola tempat wisata mempersiapkan protokol kesehatan guna new normal.

Para pengelola tempat wisata, dapat mulai berbenah dan menyiapkan sarana serta fasilitas menyabut diterapkannya new normal.

Dinas Parbud pun telah memberikan himbauan dan edaran untuk protokol kesehatan.

“Kita sudah meminta untuk pengelola tempat wisat menyiapkan protokol kesehatan. Seperti penyediaan tempat cuci tangan dengan handsanitizer, penggunaan masker, pengecekan suhu tubuh pengunjung, serta pembuatan tanda jarak bagi pengunjung. Termasuk penyemprotan disinfektan pada fasilitas tempat wisata,” kata Rini Ariasih kepada Tribunlampung, Minggu (21/6/2020) lalu.

Dia mengatakan, jika pengelola tempat wisata telah menyiapkan teknis untuk penerapan protokol kesehatan.

Mereka bisa melakukan uji coba dengan membuka untuk kunjungan umum dengan tempat memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Rini menambahkan ada 3 hal pokok yang perlu menjadi perhatian pengelola tempat wisata. 

Pertama mengurangi kontak fisik/bersentuhan.

Baik antar pengunjung, maupun antar kariyawan dan pengunjung. Sepertri bersalaman.

Kedua, melakukan pembersihan/sterilisasi secara maksimal. 

Ketiga social distancing dengan membuat jarak aman bagi para pengunjung yang antri di loket tiket serta petugas menggunakan APD (Face Shield).

“Beberapa tempat wisata yang dikelola secara professional (perusahaan) telah melakukan persiapan. Beberapa sudah bisa melakukan uji coba. Seperti Slanik dan pantai Khahai,” ujar Rini Ariasih.

Untuk tempat-tempat usaha yang dikelola oleh masyarakat melalui pokdarwis, lanjutnya, juga akan disiapkan.

Disparbud pun telah meminta kepada pokdarwis untuk mempersiapkan protokol kesehatan ditempat wisata yang dikelola.

“Untuk pengelolaan tempat wisata oleh pokdarwis juga sama. Sedang kita dorong untuk juga menyiapkan protokol kesehatan,” kata Rini.(Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved