Berita Nasional
Keluarga Ngamuk, Sebelum Ayahnya Meninggal Sempat Lapar Minta Makan tapi Tak Diberi
Sebelum Bapak meninggal dunia, almarhum mengeluh lapar dan meminta makanan, tapi tidak diberikan.
Sementara itu, AK mengakui bahwa telah terjadi penganiayaan yang dilakukan pihak keluarga terhadap salah satu tenaga medis di rumah sakit tersebut.
Meski begitu, AK menjelaskan bahwa pemukulan dilakukan oleh dua saudara perempuannya.
Menurut AK, tidak benar apabila ada informasi yang menyebutkan bahwa tenaga medis itu dipukul oleh orang dalam jumlah banyak.
“Kalau soal itu memang saya tidak bisa membantah, bahwa kejadian itu benar terjadi. Tapi bukan dilakukan oleh massa. Saat itu kita ada 5 orang datang, lalu adik perempuan saya yang terbawa emosi memang memukuli perawat itu," ujar AK.
"Tapi bukan di kepala, tapi di tangan. Saya sendiri yang melerai dan meminta adik saya tidak melakukan itu,” kata AK.
Menurut AK, adiknya itu kesal dan memukuli perawat tersebut setelah mendengar pengakuan dari salah satu pasien bahwa Ayahnya mengeluh lapar sebelum meninggal dunia.
“Jadi karena Bapak saya tidak diperlakukan baik, tidak diurus di kamar jenazah dengan baik, adik saya marah di situ, lalu pukul tangan perawat itu. Lalu dia tarik APD sampai sobek, dia tidak tendang, saya ada di situ,” kata AK.
Terkait insiden ini, AK mengaku telah mendapat surat panggilan dari pihak kepolisian.
AK mengaku siap memberikan keterangan yang sebenarnya di hadapan polisi.
”Sudah ada surat panggilan dari polisi dan saya siap memberikan keterangan,” kata AK.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pulau Ambon AKP Gilang Prasetya mengaku pihaknya telah memeriksa tiga orang terkait kasus tersebut.
Satu dari tiga orang yang diperiksa itu merupakan istri dari almarhum HK.
“Iya benar, sudah tiga orang yang diperiksa saat ini,” kata dia.
Warga cegat ambulans bawa pasien corona

Ratusan orang mengambil paksa jenazah positif corona yang sedang diangkut mobil ambulans.