Tribun Bandar Lampung
Gubernur Arinal Instruksikan Perbaikan Ruas Jalan Penghubung di TNBBS
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menginstruksikan kepada Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) untuk memperbaiki jalan nasional yang ada di Lampung.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menginstruksikan kepada Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) untuk memperbaiki jalan nasional yang ada di Lampung dan rusak.
Salah satu jalan yang perlu mendapat perbaikan, kata Arinal, adalah ruas jalan menuju Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).
"Hari ini memang sengaja rapat koordinasi dengan BPJN Lampung untuk perbaikan jalan termasuk wilayah TNBBS."
"Tentunya memperbaiki jalan di TNBSS ini tidak mudah dan tidak sembarangan memberikan perizinan tanpa persetujuan kementerian."
"Makanya saya melakukan inisiatif agar taman nasional fungsinya tetap berjalan, serta bisa memfungsikan kepentingan rakyat," tegas Arinal, Rabu (1/7/2020).
Sehingga, lanjut Arinal, mobilitas antar daerah bisa berjalan baik tanpa mengganggu fungsi taman nasional.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Lampung Mulyadi Irsan mengatakan, pada prinsipya Gubernur Arinal meminta agar pelayanan ekonomi tidak terputus.
"Harapannya jangan sampai terganggu sektor ekonomi tersebut, jalan merupakan penguatan dalam bidang pembangunan ekonomi," jelasnya.
Seperti jalan di lintas barat, kata Mulyadi, memang ada longsor, spotnya ada di wilayah TNBBS, maka perlu koordinasi dan komunikasi lebih intensif.
"Jalan rusak penghubung gerbang tol Kementrian PUPR melalui balai jalan IX akan menjadi prioritas dari exit tol," ungkap Mulyadi.
Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Ririen Marlita mengatakan, akan ada penanganan jalan di lintas timur masuk ruas di kawasan TNBBS.
Kemudian harus berkoordinasi dengan pemerintah, perjanjian kerja sama juga sudah dibuat.
"Insya Allah penangananya agar cepat terlaksana dititik longsor. Terutama diruas jalan TNBBS seperti dengan bronjong dan tanaman," katanya.
Namun pihaknya juga tetap akan menjaga kawasan hijau dengan menanam tanaman-tanaman.
Termasuk akses jalan tol lambu kibang rusak parah, dengan harapan semua jalan akses menuju tol atau keluar tol bisa diperbaiki.
Hingga sampai kepersimpangan terdekat dan jangka pendeknya dengan pertemuan ini akan menangani longsor di ruas-ruas TNBBS tersebut.
Memang tahun ini belum ada pelebaran jalan nasional, akan tetapi hanya pemeliharaan saja.
Adapun panjang jalan nasional di provinsi Lampung 1.292 km dengan penganggaran sebesar Rp 390 miliar.
Karena ada pemotongan Covid-19 maka ada relaksasi yang harus diterima.(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)