Video Berita

VIDEO Viral Mayat Diduga Pasien Corona Dibungkus Plastik dan Dilempar Petugas

Video YouTube pandemi corona merenggut ribuan nyawa di India dalam waktu singkat.

Penulis: Wahyu Iskandar | Editor: Daniel Tri Hardanto
Twitter @JanataDal_S
Viral mayat diduga pasien corona dibungkus plastik dan dilempar petugas. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Video YouTube, pandemi corona merenggut ribuan nyawa di India dalam waktu singkat.

Lonjakan kasus infeksi dan kematian menyebabkan sistem kesehatan kewalahan, begitu juga dengan kamar penyimpanan mayat.

Sebuah video viral menampilkan bagaimana kewalahannya penyimpanan jasad di distrik Ballari di Karnataka, India.

Video menampilkan delapan mayat yang terbungkus plastik dibuang begitu saja ke sebuah lubang, sebagaimana dilaporkan India Times. 

Tidak ada keterangan, namun diduga delapan mayat itu merupakan pasien Covid-19.

Tonton video beritanya di bawah ini.

Sebab orang-orang yang membuangnya menggunakan baju hazmat.

Wakil Komisaris Ballari Collector SS Nakul mengatakan bahwa mayat-mayat itu dibungkus plastik, sesuai dengan pedoman pemerintah tentang pemulasaran mayat Covid-19.

VIDEO Viral Aksi Pencurian Nyeleneh, Pria Ini Curi Kursi Tunggu Pasien di Puskesmas

VIDEO Cerita di Balik Viralnya Wali Kota Risma hingga Sujud di Hadapan IDI

Ayah Tak Bayar Utang, Siswi SMP Jadi Pelampiasan Diperkosa dan Dibunuh

Nikita Mirzani Bongkar Chat soal Baim: Nolong Saudara Gak Mau, Beda sama di Youtube

Menyoal segi kemanusiaannya dari video itu, dia mengatakan akan segera menyelidiki insiden tersebut.

"Kami sedang menyelidiki hal ini. Jika Anda melihat videonya, mayat tersebut dibungkus dengan benar."

"Kami perlu melihatnya (berdasarkan) alasan kemanusiaan. Itulah mengapa penyelidikan ini."

"Kami perlu menciptakan kesadaran akan hal ini (penanganan jasad yang penuh hormat), itu benar, dan tindakan akan diambil," kata SS Nakul.

Kini semua anggota tim pemulasaran dalam video telah dibubarkan dan sebagai gantinya, orang-orang yang terlatih akan dipekerjakan.

Otoritas setempat juga mengeluarkan permintaan maaf kepada keluarga jasad dalam video tersebut maupun publik yang merasa tersinggung dengan kejadian ini.

Ketua Menteri BS Yediyurappa menyebut perilaku staf pemulasaran itu tidak manusiawi dan menyakitkan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved