Tribun Bandar Lampung

Polda Lampung Imbau Masyarakat Tak Mudah Percaya Jasa Pinjaman Uang

Maraknya jasa pinjaman uang secara online atau finance technology (fintech) ilegal saat ini banyak merugikan masyarakat.

Tribunlampung.co.id/Joviter Muhammad
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad. Polda Lampung Imbau Masyarakat Tak Mudah Percaya Jasa Pinjaman Uang. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Maraknya jasa pinjaman uang secara online atau finance technology (fintech) ilegal saat ini banyak merugikan masyarakat. 

Banyak masyarakat terperdaya melakukan pinjaman uang, karena desakan ekonomi lemah di tengah pandemi corona. 

Menanggapi hal ini, Polda Lampung meminta masyarakat untuk tidak mudah mempercayai jasa pinjaman uang yang ujungnya justru memberatkan. 

Namun, apabila tak ada jalan lain dan memang mengharuskan melakukan pinjaman, pastikan aplikasi tersebut terdaftar secara resmi. 

"Pastikan fintech yang dimaksud berbadan hukum jelas," ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Sabtu (4/7/2020). 

Pandra menjelaskan, sebuah fintech yang terdaftar secara resmi akan diawasi oleh OJK.

OJK Lampung Paparkan Modus Fintech Ilegal, Simak Tips Aman Memilih Jasa Keuangan

 Dalam Sepekan, 13 Pasien Corona Sembuh di Lampung, Total 154 Pasien Covid-19 Sehat

 BREAKING NEWS Bukannya Melindungi, Anak Korban Perkosaan di Lamtim Malah Dicabuli Oknum Kepala UPT 

 Dititip ke Lembaga Pemerintah, Gadis 14 Tahun Malah Dicabuli, Sang Ayah: Ternyata Biadab!

Masyarakat sebagai penggunaan dapat mengecek ke legalan sebuah fintech dari situs resmi OJK. 

Jika fintech tersebut memiliki kantor cabang di areal Lampung, masyarakat dapat mendatangi langsung kantor tersebut. 

"Kalau misal kantornya ada di Lampung, langsung saja datangi untuk memastikan e-commerce ini benar-benar legal," katanya. 

Pandra tak memungkiri saat ini banyak modus pinjaman online yang membuat masyarakat semakin menderita.

Halaman
1234
Penulis: joeviter muhammad
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved