Terungkap Buronan Djoko S Tjandra Ternyata Berhasil Buat e-KTP Setengah Jam di Kelurahan Grogol

Informasi yang diterima Haris, proses pembuatan e-KTP Djoko Tjandra di kantor Kelurahan Grodol Selatan sesuai mekanisme pembuatan e-KTP warga pada umu

Editor: Romi Rinando
tribunnews.com
Buronan Djoko S Tjandra 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID  - Djoko Sugiarto Tjandra Buronan kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, ternyata bisa membuat e-KTP di kantor Kelurahan Grogol Selatan, Jakarta Selatan, dalam hitungan setengah jam pada 8 Juni 2020.

Berbekal e-KTP baru itu ia datang sendiri mengajukan Peninjauan Kembali (PK) putusan kasusnya ke Pengadilan Negeri Jakarta pada hari yang sama.

"Kalau bicara 30 menit, itu hal yang tidak aneh-aneh amat, karena kan dia merekam di tanggal 8 Juni. Setelah merekam, proses perekaman, pengambilan foto, iris mata, dan sebagainya, kita kirim ke DDN (DataDirect Network,-red) via online. Via sistem," kata Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Jakarta Selatan, Abdul Haris, saat dihubuingi, Senin (6/7/2020).

Menurut Haris, pihaknya meloloskan pembuatan e-KTP Djoko Tjandra karena yang bersangkutan baru pertama kali mengajukan permohonan pembuatan e-KTP dan data kependudukan tidak masuk Daftar Pencarian Orang (DPO)

Haris Azhar Sebut 2 Buronan KPK Sembunyi di Apartemen Elit dan Dikawal Ekstra Ketat, KPK Dimana Lokasinya 
Haris Azhar Sebut 2 Buronan KPK Sembunyi di Apartemen Elit dan Dikawal Ekstra Ketat, KPK Dimana Lokasinya  (KPK go.id)

 

Punya PR 6 Buronan, Kejari Bandar Lampung Monitor Tempat Diduga Persembunyian

ART Ungkap Perilaku Buronan FBI, Pernah Diajak Berhubungan Badan dan Kerap Sewa ABG Bermalam

Buronan FBI Russ Medlin Ditangkap Polda Metro Jaya

 

"Tidak ada item biodata menerangkan khusus DPO (Daftar Pencarian Orang,-red). Dia kasus DPO 2008. Perekaman e-KTP baru mulai 2010. Rekam massal 2010, sedangkan dia DPO 2008. Dia memegang KTP lama yang model simduk yang nik masih 09. Kami tidak ada alasan menolak," kata dia, saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2020).

Informasi yang diterima Haris, proses pembuatan e-KTP Djoko Tjandra di kantor Kelurahan Grodol Selatan sesuai mekanisme pembuatan e-KTP warga pada umumnya.

"Diantar ke ruang Dukcapil, ketemu pegawai PJLP (Penyedia Jasa Lainnya Perorangan,-red) namanya Esi. Sampai di situ, dia kasih kartu keluarga, dia kasih KTP lama, saya tak tahu itu asli atau foto copy. Lalu, dipanggil pakai mic," kata dia.

Setelah mengecek syarat kelengkapan dokumen, Djoko Tjandra melakukan perekaman data diri.

Keseluruhan rangkaian proses itu dilalui Djoko Tjandra hanya dalam sekitar setengah jam.

Lurah Grogol Selatan, Asep Subahan mengakui proses pembuatan e-KTP untuk Djoko Tjandra kurang dari satu jam.

Namun, Asep menolak kejadian itu bagian pemberian keistimewaan untuk Djoko Tjandra.
Menurutnya, pembuatan e-KTP di wilayahnya memang normalnya seperti itu.

Asep mengakui kantor kelurahan yang dipimpinnya sempat mengalami kekurangan blongko untuk pembuatan e-KTP warga.

Namun, blangko tersebut tersedia saat Djoko Tjandra membuat e-KTP.

"Blangko KTP-nya ada, sistemnya bagus, memungkinkan untuk jadi cepat kenapa tidak kita bantu cetakkan gitu. Pelayanan pelayanan prima harus hari itu selesai. Kalau kita tunda sementara, seharusnya bisa selesai itu yang menjadi permasalahan," imbuhnya.

Djoko Tjandra yang berstatus buronan sejak 2009 kembali membuat geger warga dan penegak hukum di Indonesia.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved