Tribun Bandar Lampung
UIN Raden Intan Lampung Akan Mewisuda 1.000 Mahasiswa Secara Daring 15 Juli 2020
Keputusan ini diambil berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri.
Penulis: Muhammad Hardiansyah Kusuma | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribun Lampung Muhammad Hardiansyah Kusuma
TRIBUN LAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung akan mewisuda sebanyak 1.000 wisudawan secara daring pada 15 Juli 2020 mendatang.
Keputusan ini diambil berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri pada 15 Juni 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 Di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Hayatul Islam selaku Kasubbag Humas UIN Raden Intan Lampung mengatakan wisuda daring ini juga memperhatikan surat jawaban dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung nomor 045.2/10/06/POSKO/2020 tanggal 25 Juni 2020 perihal Pelaksanaan Wisuda di Masa Pandemi Covid-19.
"Dalam poin 3 surat tersebut merekomendasikan pelaksanaan wisuda pada UIN Raden Intan Lampung agar ditunda sampai pandemi Covid-19 dapat dikendalikan atau pelaksanaan wisuda dilaksanakan secara daring," ungkap Hayatul kepada Tribunlampung.co.id saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (6/7/2020).
Kita sudah koordinasi dengan gugus tugas Provinsi mintak izin untuk melaksanakan secara offline tetapi hasil kajian pihak gugus tugas merekomendasikan untuk ditunda ataupun dilaksanakan secara Online berdasarkan surat jawaban itu," tambahnya.
Hayatul juga menjelaskan jika pelaksanaan wisuda periode I tahun 2020 ini akan dilaksanakan melalui aplikasi virtual meeting Zoom.
• Cerita Mahasiswa Unila Karina Ikuti Wisuda Online, Tali Toga Dipindahkan Orangtua
• Kisah Pemuda Lampung Masuk 12 Besar JFW 2021 Icons, Brayen Sempat Minder karena Berkulit Hitam
• 240 Polisi Ngaku Pakai Narkoba, Polda Lampung Akan Tindak Tegas Anggota yang Terbukti
Kemudian lanjutnya untuk mengantisipasi wisudawan yang tidak bisa masuk melalui aplikasi Zoom tersebut, pihak UIN akan menayangkan prosesi wisuda melalui akun YouTube dan Instagram UIN Raden Intan Lampung.
"Kemudian untuk senat universitas tetap hadir di GSG untuk mengikuti prosesi sidang senat terbuka wisuda periode I tahun 2020. Sedangkan bagi wisudawan dapat dilakukan di rumah masing-masing dengan didampingi oleh orang tua atau wali dari wisudawan," jelasnya.
Sementara untuk mahasiswa yang dapat hadir langsung ke GSG sebagai perwakilan akan diambil wisudawan terbaik dari masing-masing fakultas dan program pascasarjana.
" Iya jadi yang untuk pada saat prosesi wisuda itu kan ada pengukuhan alumni kemudian ada pembacaan janji alumni, dan itu butuh mahasiswa. Untuk itu kita pilih dari yang terbaik dari lima fakultas dan dua dari program pascasarjana, jadi total yang akan hadir di GSG ada 7 orang, " ungkapnya.
Sementara untuk Ijazah bagi wisudawan dapat diambil pada saat pengambilan atribut wisuda.
Untuk pengambilan atribut wisuda dan ijazah dilaksanakan pada 7-9 Juli 2020 di GSG UIN.
Para calon wisudawan yang mengambil atribut diharapkan menerapkan protokol pencegahan Covid-19 seperti mengenakan masker, tidak berkerumun, dan menjaga jarak dan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
" Kemudian untuk 1.000 orang itu kita mulai bagi link Zoom nya mulai besok pada saat pengambilan atribut tersebut. Supaya mereka bisa coba untuk masuk ke aplikasi Zoom, walaupun pelaksanaannya tanggal 15 mereka sudah bisa tes," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/hayatul-islam-kasubbag-humas-uin-raden-intan-lampung.jpg)