Tribun Metro

Drs. H. Jazim Ahmad, M.Pd., Rektor UM Metro Ungkap 6 Kunci Fokus dalam Bekerja

Besar tidaknya suatu lembaga atau perusahaan sangat bergantung pada kinerja sumber daya manusia yang ada didalamnya. Kinerja yang tinggi dapat membuat

ist
Drs. H. Jazim Ahmad, M.Pd., (Rektor Universitas Muhammadiyah Metro) 

Bekerjalah sesuai dengan jadwal kerja yang sudah kita  buat seperti pukul 08.00-17.00 karena ini adalah jadwal bekerja yang efektif. Bekerja diluar jam kerja atau overtime akan membuat berkurangnya fokus terhadap pekerjaan itu sendiri.

Perasaan tidak nyaman dalam bekerja akan sangat berpengaruh pada hasil yang diperoleh. Tidak ayal para pekerja sering bekerja sampai larut malam membuat kondisi fisik mereka terganggu bahkan psikologis. Karena kurang istirahat dan kurang gerak dapat membuat badan menjadi tidak fit.

Tapi, bagaimana apabila tiba – tiba ada rekan kita yang minta tolong atau ngajak kita hangout dan membuat kita meninggalkan pekerjaan kita? Di sini kita lah yang bisa menilainya kapan bisa meninggalkan pekerjaan dan tidak.

Apabila ajakan tersebut bisa di reschedule, maka buatlah jadwal setelah jam kerja atau menyusul teman kita setelah jam kerja. Apabila tidak bisa di reschedule, pastikan sudah mengerjakan semua hal paling penting di hari itu. 

Relationship dan Work Result adalah dua hal yang sama pentingnya di Indonesia. Jadi seimbangkanlah keduanya.

4. Find your spot

Tipe bekerja sangatlah bervariasi, ada yang dapat fokus bekerja dalam keadaan ramai dan ada yang dapat bekerja hanya pada situasi yang sepi dan sunyi. Ada juga orang yang suka bekerja di tempat sepi namun malah bekerja di open space yang selalu mempertemukannya dengan orang lain.

Akan tetapi sebagai seorang pekerja tentunya tidak dapat sepenuhnya memilih tempat kerja di lingkungan kantor karena pastinya sudah ada tempat yang disediakan, sehingga mau tidak mau harus beradaptasi dengan suasa kerja yang ada.

Jika sudah berhadapan dengan situasi yang pelik maka tugas membuat nyaman tempat kerja adalah tangung jawab pribadi, apabila tidak bisa bekerja ditengah suara bising maka dapat mengenakan headset selama mengerjakan sesuatu. 

Buatlah ruang kerja senyaman mungkin dengan merapikan meja, meletakkan beberapa asesoris yang membuat nyaman dalam bekerja atau bahkan meletakkan foto keluarga di meja kerja.

5. Working Culture 

Setiap orang memiliki kultur kerjanya masing -masing. Ada yang memiliki kultur kerja di mana ke kantor adalah untuk menjalin relasi dengan kolega dan atasan, sementara pekerjaan lainnya diselesaikan di rumah. Ada juga orang yang memang kultur kerjanya tidak mau bawa tugas ke rumah, jadi semuanya diselesaikan di kantor.

Pilihan kedua inilah yang sangat bijak agar pekerjaan dituntaskan dikantor sehingga saat pulang kerumah tidak membawa beban pekerjaan. Mau tidak mau jika membawa pekerjaan kerumah maka quality time untuk keluarga akan tersita dan hal ini dapat memicu permasalahan baru.

Niat awal untuk menyelesaikan pekerjaan dirumah malah hanya akan membuat stres apabila ada complain dari pasangan atau anak dirumah.

6. Happy

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved