Berita Nasional
Otak Perampokan Rumah Mewah di Surabaya Ditembak Mati
Dari hasil pemeriksaan sementara, mereka telah beraksi lintas provinsi. Yakni di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kawa Timur khususnya di Surabaya
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Dua otak perampokan rumah mewah di Kota Surabaya yang beraksi beberapa hari ini ditembak mati. Mereka berasal dari Jakarta dan Banten.
Ternyata, dari hasil penyidikan polisi, jam terbang kedua perampok tersebut sudah tinggi. Mereka beroperasi di rumah-rumah mewah yang ditinggal penghuninya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, mereka telah beraksi lintas provinsi. Yakni di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kawa Timur khususnya di Kota Surabaya.
Berikut detik-detik otak perampokan rumah mewah di Kota Surabaya ditembak mati :
• Artis Anang-Ashanty Beri Hadiah Mewah ke Asistennya
• VIDEO Profil Artis FTV Hana Hanifah
• VIDEO Nana Mirdad Akhirnya Bisa Peluk Suami dan Anaknya Usai Jalani Isolasi Mandiri
• Pembayaran Gaji ke 13 PNS TNI dan Polri Bisa Mundur, Pemerintah Masih Fokus Penanganan Covid-19
Seperti diketahui, aksi perampokan rumah mewah di Surabaya beberapa waktu terakhir begitu meresahkan.
Sejak Jumat (10/7/2020) hingga Minggu (12/7/2020) sudah ada empat informasi dan laporan mengenai aksi kejahatan tersebut.
TONTON JUGA:
Terbaru, dua rumah mewah di wilayah Tegalsari Surabaya jadi sasaran para bandit.
Kerugian dari aksi kejahatan tersebut disinyalir mencapai ratusan juta rupiah.
Kini pelaku berjumlah lima orang itu telah diringkus polisi.
Bahkan, dua di antaranya yang menjadi otak perampokan ditembak mati polisi karena diduga berusaha melawan saat ditangkap.
"Iya dua orang dilakukam tindakan tegas terukur,"ujar salah satu sumber internal kepolisian.
Sebelumnya, aksi pencurian rumah mewah ini dilaporkan terjadi di wilayah Rangkah Surabaya, kemudian perxobaan di wilayah Dharmahusada dan dua rumah di wilayah Tegalsari Surabaya dalam minggu ini.
5 perampok rumah mewah diringkus
Dalam sehari, para pelaku menyatroni dua rumah mewah di Jalan Musi dan Jalan Tegalsari Surabaya, Minggu (12/7/2020) pagi.
Tak butuh waktu lama, kepolisian kemudian berhasil mengidentifikasi pembobol rumah tersebut.
Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya bahkan sempat mengikuti para pelaku yang ditengarai hendak melakukan aksinya di wilayah Dharmahusada Surabaya usai beraksi di wilayah Tegalsari itu.
"Jadi anggota sempat berpapasan dengan para pelaku.
Karena mencurigakan itu didekati.
Saat dihampiri mereka semburat dan mencoba melakukan perlawanan dengan menggeber motor dan membuang barang bukti.
Terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur," ujar sumber internal kepolisian.
Saat penangkapan, ada empat orang pelaku menggunakan motor sedangkan satu orang lainnya menunggu di sebuah hotel wilayah Sidoarjo.
"Total lima orang, yang kerja empat orang dan satunya menunggu di hotel wilayah Sedati, Sidoarjo," tandasnya.
Hingga saat ini, belum ada rilis resmi terkait perburuan pelaku pembobolan rumah mewah di beberapa tempat di Surabaya itu.
5 perampok ditangkap
Polisi memastikan, saat ini baru dua orang yang diringkus sedangkan tiga tersangka lain masih dalam pengejaran.
"Dua orang terpaksa kami lakukan tindakan tegas terukur, karena melawan saat hendak ditangkap. Sementara kami masih melakukan pengejaran terhadap komplotan ini," beber Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhony Eddison Isir, Senin (13/7/2020).
Hasil identifikasi polisi, komplotan ini sudah sejak Januari lalu berada di wilayah Surabaya dan baru tujuh TKP yang teridentifikasi.
"Kemungkinan banyak TKP-nya,namun ada yang masih percobaan pembobolan.
Masih kami dalami dan kembangkan," tambahnya.
Tak hanya itu, tercatat komplotan ini pernah beraksi di beberapa wilayah di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Surabaya.
"Sasarannya rumah kosong, mereka menggunakan motor saat beraksi," tandasnya.
TONTON JUGA:
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Detik-detik Otak Perampokan Rumah Mewah di Surabaya Ditembak Mati, Beraksi Lintas Provinsi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/otak-perampokan-rumah-mewah-di-surabaya-ditembak-mati.jpg)