Tribun Tulangbawang
Pandemi Covid-19, Pemkab Tulangbawang Kaji KBM Tatap Muka
Pemkab Tulangbawang masih mengkaji pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah,
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: soni
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MENGGALA - Pemkab Tulangbawang masih mengkaji pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah, meski tahun ajaran baru 2020-2021 di era new normal telah dimulai sejak 13 Juli.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Tulangbawang, Anthoni, mengatakan, pelaksanaan KBM tatap muka di sekolah harus benar-benar dipertimbangkan kendati kawasan Tuba berstatus zona hijau Covid-19. Pasalnya kondisi ini bergantung pada perkembangan penyebaran Covid-19.
Anthoni mengatakan, Tulangbawang sejatinya berpeluang untuk melaksanakan belajar mengajar tatap muka, namun tetap merujuk kajian tim gugus tugas dengan mempertimbangkan aspek mudharat dan kemaslahatan.
• Metro Masih Zona Kuning, DPRD Minta KBM Tatap Muka di Sekolah Ditunda
"Kita harus benar mempertimbangkan berbagai aspek. Jangan sampai nanti ketika dijalankan (KBM tatap muka) menjadi persoalan," ungkap Anthoni, saat menyampaikan sambutan dalam rakor kesiapan pelaksanaan KBM masa pandemi Covid 19, di Aula Pemkab setempat, Selasa (14/07).
Rakor tersebut juga diikuti pengelola pendidikan di Tuba dan Forkopimda. Jika pun KBM tatap muka benar-benar akan dijalankan, Anthoni menyarankan, stakeholder terkait diminta menyiapkan perangkat protokol kesehatan secara ketat.
"Siapkan sarana prasarana yang berdasarkan standar kesehatan berdasarkan protokol kesehatan. Faktor kesehatan ini harus benar-benar diperhatikan," paparnya. "Misalnya menyediakan tempat cuci tangan disekolah," tambahnya.
Dia pun menyarankan, jika pun KBM tatap muka aja dijalankan, maka pelaksanaannya dilakukan bertahap.
"Meskipun status Tuba zona hijau tapi jangan lengah. Jangan sampai dikemudian hari terjadi persoalan. Kita minta masukan untuk dijadikan pertimbangan. Jadi kalau ragu jangan dipaksa," tegas Anthoni.
Diutamakan SMA Sederajat
Kepala Dinas Pendidikan Tuba Nassarudin mengatakan, peserta didik dirumahkan sejak 12 Maret 2020.
Sampai kemarin belum ada kegiatan belajar mengajar (KNM) tatap muka di sekolah-sekolah. Proses belajar mengajar,menurutnya, sejauh ini masih menerapkan metode daring.
Karena itu, rakor digelar guna menyikapi zona hijau Tuba yang memungkinkan untuk melaksanakan KBM tatap muka.
• Disdikbud Metro: KBM Tatap Muka Bisa Diberlakukan untuk SMP
Menurutnya, pelaksanaan KBM tatap muka berdasarkan SKB tiga menteri, yang dilaksanakan berdasarkan skala prioritas.
"Diutamakan dulu tingkat SMA sederajat. Dilihat perkembangannya seperti apa. Baru setelah itu dua bulan kemudian diterapkan tatap muka tingkat SD. Tapi ini semua melihat hasil perkembangan situasi Covid-19," kata Nassarudin. (end)