Video Berita

VIDEO Viral 4 Siswi Menyeberangi Sungai Deras Hingga Hampir Hanyut

Sebuah video memperlihatkan beberapa siswi di Pulau Seram, Maluku, nekat menyeberangi sungai yang mengalir deras, viral di media sosial pada Jumat (17

Penulis: rio angga | Editor: Romi Rinando
instagram @manaberita
Viral 4 Siswi Menyeberangi Sungai Deras Hingga Hampir Hanyut 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sebuah video memperlihatkan beberapa siswi di Pulau Seram, Maluku, nekat menyeberangi sungai yang mengalir deras, viral di media sosial pada Jumat (17/7/2020).

Dalam video itu, terlihat empat siswi susah payah menyeberangi aliran sungai yang deras. Mereka terlihat mengenakan seragam lengkap.

Salah satu di antara mereka berhasil menyeberangi sungai tersebut. Setelah meletakkan tasnya di tempat aman, siswi itu kembali membantu tiga teman lainnya.

Mereka pun kembali berusaha menyeberangi sungai. Salah satu siswa terjatuh dan nyaris terseret arus. Beruntung, ia masih bisa berdiri dan menyeberang.

Video berdurasi 53 detik itu diunggah akun Facebook Lissa Tanamal di Facebook. Dalam unggahannya, Lisa menulis, siswa tersebut telah menunggu selama tiga jam agar bisa menyeberang.

Tonton video beritanya di bawah ini.

Siswi SMPN 16 Seram Bagian Timur

Berdasarakan penelusuran Kompas.com, video itu diambil di Sungai Ulil, perbatasan antara Desa Tobo dan Desa Batuasa, Kecamatan Werinama, Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku.

Guru SMP Negeri 16 Seram Bagian Timur, Werto Wailissahalong membenarkan empat siswi itu merupakan muridnya.

Video itu diambil pada Kamis (16/7/2020).

“Itu siswa saya, mereka menyeberangi sungai itu kemarin,” kata Werto kepada Kompas.com, Jumat (17/7/2020).

VIDEO Viral Aksi Pria Kendarai Vespa Roda Satu Curi Perhatian Warganet

VIDEO Viral Artis Ternama Ibukota Naik Angkot, Sedih Kok Gak Ada yang Kenal Saya

Penampakannya Aneh, WC di Rumah Ayu Ting Ting Jadi Sorotan

Dampak Covid-19, Hotel-hotel Bintang di Lampung Beri Diskon 50 Persen

Menurut Werto, siswa di wilayah itu telah mulai bersekolah seperti biasa sejak 13 Juli 2020.

Empat siswa itu, kata dia, berasal dari Desa Tobo. Mereka harus menyeberangi sungai untuk bisa menjangkau sekolah di Desa Batuasa.

“Itu para siswa setiap hari berjalan kaki menyusuri pantai yang bergelombang tiga kilometer sebelum menyeberangi sungai itu,” katanya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tak bisa berbuat banyak

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Tags
YouTube
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved