Tribun Bandar Lampung

Masuk Sarang Ular Demi Belajar Daring, Cerita 4 Pelajar di Bandar Lampung Tak Mampu Beli Kuota

Sistem belajar dalam jaringan atau belajar daring tentunya membutuhkan biaya ekstra untuk beli Kuota Internet.

Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Empat pelajar sekolah di Jalan Nangka, Gang Stial terpaksa nebeng wifi milik tetangga untuk mengikuti pelajaran daring karena orangtua tak mampu beli kuota internet, Kamis (23/7/2020). Masuk Sarang Ular Demi Belajar Daring, Cerita 4 Pelajar di Bandar Lampung Tak Mampu Beli Kuota. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pandemi Covid-19 memaksa siswa sekolah mengikuti pelajaran dari rumah.

Sistem belajar dalam jaringan atau belajar daring tentunya membutuhkan biaya ekstra untuk beli Kuota Internet.

Namun, tak semua anak sekolah bernasib baik, memiliki orangtua yang mampu membelikan Kuota Internet.

Cerita miris ini dialami empat siswa sekolah di Bandar Lampung.

TONTON JUGA:

 

Ali (15), Firnando (15), Rezi (12) dan Faiz (12) tinggal di Jalan Nangka, Gang Stiap, Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung.

Keempat pelajar berbeda jenjang tersebut terpaksa memanfaatkan wifi tetangga sebagai akses internet.

Setiap pagi, mereka duduk berjejer di samping tembok kosan yang memiliki akses internet.

Cari Ikan di Lubang-lubang Sawah yang Surut, Malah Sarang Ular Kobra yang Diusik

Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan Pada Jasad Perempuan Gemuk di Pringsewu

2 Kali Kasus Kantor Pos Dibobol Maling dalam 1 Bulan, Polsek Kedaton Belum Pastikan Pelaku Sama

Polisi Amankan 4 Pelaku saat Gagalkan Pengiriman 47 Kg Ganja di Pelabuhan Bakauheni

Hanya beralaskan papan, berteduh di bawah pohon pisang, mereka mengikuti pelajaran dengan penuh semangat.

Ali, siswa kelas 10 SMA Gajah Mada menuturkan, mengikuti pelajaran secara daring cukup menguras Kuota Internet.

Sementara ayahnya, seorang kuli bangunan hanya mampu memberi jatah kuota 1 GB perminggunya.

Sedangkan, kata Ali, kebutuhan untuk mengikuti pelajaran, satu hari bisa memakan Kuota Internet sampai 1 GB lebih.

"Kalau cuma mengirim tugas, paling habis 500 MB, tapi kalau ikut Zoom bisa 1 GB lebih," ujar Ali, Kamis (23/7/2020).

Empat pelajar sekolah di Jalan Nangka, Gang Stial terpaksa nebeng wifi milik tetangga untuk mengikuti pelajaran daring karena orangtua tak mampu beli kuota internet, Kamis (23/7/2020). Masuk Sarang Ular Demi Belajar Daring, Cerita 4 Pelajar di Bandar Lampung Tak Mampu Beli Kuota.
Empat pelajar sekolah di Jalan Nangka, Gang Stial terpaksa nebeng wifi milik tetangga untuk mengikuti pelajaran daring karena orangtua tak mampu beli kuota internet, Kamis (23/7/2020). Masuk Sarang Ular Demi Belajar Daring, Cerita 4 Pelajar di Bandar Lampung Tak Mampu Beli Kuota. (Tribunlampung.co.id/Joviter Muhammad)

Karena tak ingin memberatkan orangtuanya, Ali setiap pagi, bersama tiga kawannya nongkrong di bawah pohon pisang di dekat rumahnya, untuk mendapatkan internet gratis dari wifi yang dimiliki tetangganya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved