Rekaman CCTV Editor Metro TV Beli Pisau Sebelum Ditemukan Tewas
Pisau tersebut rupanya dibeli sendiri oleh Yodi Prabowo sebelum ia meregang nyawa.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Diduga kuat melakukan bunuh diri, editor Metro TV Yodi Prabowo ternyata diketahui sempat membeli sendiri pisau yang ditemukan di TKP.
Sempat jadi misteri, kepemilikan pisau di TKP penemuan Yodi Prabowo akhirnya terjawab.
Pisau tersebut rupanya dibeli sendiri oleh Yodi Prabowo sebelum ia meregang nyawa.
Polisi menduga kuat Yodi Prabowo tewas akibat bunuh diri.
• Jessica Iskandar Gagal Menikah, El Barack Kuatkan Sang Ibu
• BREAKING NEWS Randis Milik Pemkab Pringsewu Alami Lakalantas di Jalinbar, Tabrak Tembok Bengkel
• Erick Thohir Sebut Pengembangan Wisata Terintegrasi di Lampung Perlu Dibantu Swasta
• Selain Dibacok, Muslim Juga Ditembak hingga Tewas
• UPDATE Corona di Indonesia - 97.286 Positif, 55.354 Sembuh, dan 4.714 Meninggal
TONTON VIDEONYA:
Dikutip dari Kompas TV, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Tubagus Ade Hidayat memaparkan beberapa hasil pemeriksaan yang telah berlangsung.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa Yodi Prabowo diduga kuat tewas akibat bunuh diri.
"Penyidik berkesimpulan yang bersangkutan diduga kuat melakukan bunuh diri," ujar Tubagus Ade Hidayat dilansir TribunnewsBogor.com.
Perihal motif Yodi Prabowo melakukan aksi bunuh diri di tempat sepi dan terpencil pun diurai pihak kepolisian.
Polisi menduga, Yodi nekat melakukan aksi tersebut lantaran tak ingin diketahui oleh orang lain.
"Kemungkinan, berdasarkan pemeriksaan ahli, seseorang tidak ingin dia diketahui bunuh diri. Bisa jadi dia tidak ingin orang lain mengetahui dia bunuh diri," jelas Tubagus.
Selain itu, TKP tempat ditemukannya mayat Yodi Prabowo juga adalah rute jalan yang dikuasai korban.
FOLLOW US :
Dijelaskan Tubagus, polisi menemukan bukti soal kepemilikan pisau yang ternyata punya Yodi Prabowo.
Pengungkapan tersebut diurai polisi setelah mengetahui bukti konkret saat Yodi membeli sendiri pisau tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/rekaman-cctv-editor-metro-tv-beli-pisau-sebelum-ditemukan-tewas.jpg)