KPK-Damri Sinergi Kampanye Antikorupsi
KPK dan Perum Damri bersinergi melakukan kegiatan pendidikan dan kampanye antikorupsi secara bersama-sama sesuai dengan tugas dan kewenangan.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Perum Damri bersinergi melakukan kegiatan pendidikan dan kampanye antikorupsi secara bersama-sama sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.
Plt Jubir Pencegahan KPK Ipi Maryati Kuding mengatakan, kesepakatan tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani Ketua KPK Firli Bahuri dan Direktur Utama Damri Setia N Milatia Moemin.
KPK menyadari bahwa sosialisasi, kampanye, dan pendidikan antikorupsi saat ini masih sangat minim menyentuh daerah-daerah pelosok yang terpencil.
"Melalui kerja sama ini, KPK dan Damri akan memperluas jangkauan kampanye antikorupsi, khususnya untuk menjangkau daerah-daerah terdepan, terluar dan tertinggal," ujar Ipi melalui rilis yang diterima Tribunlampung.co.id, Rabu (29/7/2020).
Untuk mewujudkan kerja sama ini, KPK dan Damri akan melakukan kegiatan pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam rangka pemberantasan tindak pidana korupsi.
TONTON JUGA:
Pelaksanaannya dilakukan oleh masing-masing pihak maupun secara bersama-sama.
Selain itu, dalam pelaksanaan kampanye bersama, kedua lembaga juga akan mengembangkan modul, materi dan bahan kampanye, serta penempatan materi kampanye sesuai kesepakatan bersama dengan tujuan bukan untuk kepentingan komersial.
Tak hanya melakukan pendidikan dan kampanye antikorupsi secara bersama-sama, nota kesepahaman ini juga meliputi kerja sama dua lembaga dalam bidang pencegahan tindak pidana korupsi, pertukaran informasi dan data, serta penyediaan narasumber dan ahli.
• KPK Serahkan Tanah Rampasan Milik Jenderal Polisi ke TNI AD
• Damri Mulai Beroperasi, Baru Layani Rute Bandung dan Yogyakarta
• Hari Ini Jamaah Wukuf di Arafah, Khotbah Diterjemahkan dalam 10 Bahasa
• Mata Najwa Ungkap Berita Terakhir yang Diedit Yodi Prabowo tentang Kasus Djoko Tjandra
Nota kesepahaman antara KPK dan Damri diharapkan bisa menjadi salah satu dari banyak upaya bersama dalam mendorong pendidikan dan sosialisasi antikorupsi kepada masyarakat luas.
"Sehingga akan semakin banyak agen antikorupsi yang terlibat dalam menanamkan dan membangun budaya antikorupsi," paparnya.
Hadir dalam penandatanganan Deputi Informasi dan Data KPK Mochamad Hadiyana mewakili ketua KPK di kantor pusat Perum Damri, Jakarta, Rabu (29/7/2020). (Tribunlampung.co.id/Sulis Setia M)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kpk-damri-sinergi-kampanye-antikorupsi.jpg)