Video Berita

VIDEO Tembok yang Menghalangi Jalan di Gading Tanon Sragen Akhirnya Dibongkar

Parno akhirnya bisa bernapas lega. Kini, ia tak perlu lagi kesulitan masuk ke dalam area rumahnya. Hal itu lantaran tembok yang selama ini menghalangi

Penulis: Bambang Irawan | Editor: Daniel Tri Hardanto
kolase
Tembok yang menghalangi jalan di Gading Tanon Sragen akhirnya dibongkar. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Parno akhirnya bisa bernapas lega. Kini, ia tak perlu lagi kesulitan masuk ke dalam area rumahnya.

Hal itu lantaran tembok yang selama ini menghalangi jalan masuk ke rumahnya itu akhirnya dibongkar.

Aparat di Dukuh Ngledok, Desa Gading, Kecamatan Tanon, Sragen akhirnya membongkar tembok yang meneghalangi akses rumah warga, Selasa (4/8/2020).

Setelah bernegosiasi, pemilik pekarangan Sonem warga Dukuh Cengklik, Desa Gading akhirnya memberikan satu meter lahannya sebagai akses jalan bagi warga.

Kepala Desa Gading, Puryanto ketika dihubungi Tribunjateng.com menyampaikan Sonem dan Parno akhirnya dipertemukan di balai desa oleh Muspika dan memperlihatkan masing-masing sertifikat.

Artis Baim Wong Kaget Didatangi Ibu-ibu Minta Uang Rp 10 Juta, Alasannya Mencurigakan

Artis Jessica Iskandar Tulis I Miss You Richard di Instastory, Mengaku Cuma Bucin

Artis Raffi Ahmad Simpan Uang Receh di Dompet Seharga Puluhan Juta Rupiah, Nagita Slavina Malu

Puryanto menyampaikan pihaknya telah menerangkan kepada Sonem bahwa jalan itu memang diberikan ayahnya untuk asas warga itu pun sebenarnya tidak seluruhnya Jalan memakai lahan sanem ada beberapa meter yang memakai lahan milik Parno.

Tonton video beritanya di bawah ini.

Dikatakannya, dalam sertifikasi keduanya jelas tertulis gang jalan sehingga disepakati satu meter lahan milih Sonem dan satu meter lahan dari Parno digunakan untuk jalan.

"Sudah dibongkar tadi siang, sudah disepakati di kasih jalan dua meter.

Satu meter milik Sonem dan satu meter milik Parno."

Jalan yang awalnya selebar tiga meter dipersempit menjadi dua meter saja. Jadi jalan yang ada itu selebihnya dua meter dikembalikan ke Sonem," terang Puryanto.

Setelah disepakati, pembongkaran dilakukan oleh warga sekitar, perangkat desa, TNI-Polri secara bergotong royong.

Selain pembongkaran tembok warga juga dilakukan pembongkaran talut jalan sekaligus akan dibangun talut baru.

TONTON JUGA:

Puryanto menyampaikan dengan kesepakatan ini permasalahan sudah selesai.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved