Anggota DPRD Lampung Fraksi NasDem Doakan Tobas Segera Pulih dari Covid-19  

"Mohon doanya beliau diberikan kesembuhan dan segera bisa beraktivitas untuk kembali memperjuangkan amanat beliau sebagai anggota DPR RI," ujarnya.

Editor: Romi Rinando
Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari (kiri) bersama Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto setelah melakukan pertemuan, Rabu (22/7/2020). Komisi III DPR RI Datangi Polda Lampung Pantau Perkembangan Kasus Pencabulan di Lamtim. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID  - Ketua DPW NasDem Provinsi Lapung Taufik Basari dinyatakan positif Covid-19, setelah menjalani swab test atau tes usap.

"Benar (positif Covid-19). Saat ini saya masih menunggu hasil swab kedua. Hasil torax kata dokter bagus, tidak ada tanda-tanda, saya juga tidak ada gelaja. Mohon doanya," ujar Tobas saat dikonfirmasi awak media, Jakarta, Kamis (13/8/2020).

Anggota Komisi III DPR Fraksi NasDem ini menjelaskan, pada 11 Agustus 2020 menjalani tes usap sebagai syarat untuk menghadiri sidang tahunan MPR 2020 pada Jumat, 14 Agustus 2020.

"Pada tanggal 12 Agustus kemarin keluar hasilnya menyatakan positif (Covid-19). Hari ini saya cek CT scan torax dan melakukan tes swab kedua kalinya, serta melakukan isolasi di rumah sakit," papar Tobas.

 
Menurut Tobas, selama ini dirinya rutin melakukan rapid test dan sudah lima kali menjalani tes usap, di mana pada 3 Agustus 2020 hasilnya negatif. 

"Selama ini saya jalankan protokol kesehatan, jaga jarak, pakai masker, cuci tangan atau gunakan hand sanitizer secara rutin," papar Tobas.

Tonton juga 

Ketua DPW NasDem Lampung Taufik Basari Positif Covid-19

Cerita Gunadi Ibrahim Jalani Isolasi Mandiri, Ibadah hingga Tanam Durian Corona di Kebun

ILC TV One Selasa Malam Bahas Wabah Corona Makin Mencekam

"Karena itu saya mengimbau agar kita semua tetap waspada dan jangan pernah remehkan wabah ini," sambung anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR itu.

Sementara Anggota DPRD Lampung dari Fraksi Nasdem Garinca Reza Pahlevi membenarkan kabar ini.

"Iya, informasinya begitu," katanya melalui pesan WhatsApp, Kamis (13/8) malam.

Garinca berharap Tobas, sapaan akrab Taufik Basari, secepatnya pulih.

"Mohon doanya beliau diberikan kesembuhan dan segera bisa beraktivitas untuk kembali memperjuangkan amanat beliau sebagai anggota DPR RI," ujarnya.

Taufik Basari  bukanlah ketua Partai Pertama di Lampung yang positif covid-.

Sebelumnya Ketua DPD Gerindra Lampung Gunadi Ibrahim beberapa bulan lalu juga dinyatakan Covid-19 . 

Namun oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Gunadi Ibrahim sudah dinyatakan sembuh.

Mendengar kabar tersebut Gunadi merasa bersyukur.

"Alhamdulillah berkat doa semuanya bisa sembuh," ujar Gunadi kepada Tribunlampung.co.id, Rabu (3/6/2020).

Gunadi pun sempat berbagi pengalaman saat menjalani isolasi mandiri.

Banyak hal-hal yang dilakukan politisi Gerindra ini.

Seperti apa ceritanya?

Gunadi mengaku saat menjalani isolasi mandiri yang dilakukannya seperti menanam pohon durian di kebun, menjalani ibadah, dan olahraga.

Menurutnya, beberapa hal tersebut adalah kenangan yang akan diinggat dimasa-masa sulit saat menghadapi pandemi Covid-19.

Bahkan, ia memberikan nama pohon durian dengan sebutan durian Corona.

"Jadi biar ada kenang-kenangan nanti saya kasih nama duren (durian) corona. Nanti kalau sudah buah lima tahun lagi bisa dirasakan duren corona," tuturnya.

Dia juga mengajak seluruh pasien positif covid-19 lainnya untuk tetap bahagia dan semangat.

Kemudian, ia juga mendoakan agar pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 lainnya bisa segera sembuh.

"Jadi biar ada penyakit harus tetap bahagia bagi yang tidak kena, mudah-mudahan jangan sampai kena. Kalau perlu penyakit ini hilang dari Lampung bahkan Indonesia," tuturnya.

Cerita Pasien Sembuh di Lampung, Jadikan Bahagia sebagai 'Obat' Corona

Satu lagi pasien Covid-19 atau virus corona di Lampung dinyatakan sembuh.

Pasien nomor 14 ini diperbolehkan pulang setelah menjalani isolasi di RSUDAM selama 25 hari.

Pasien bernama Herry (44) akhirnya pulang ke kediamannya di Jalan Karimun Jawa, Gang Hamid, Sukarame, Bandar Lampung, Selasa (28/4/2020).

Herry menuturkan, ia pulang setelah hasil swab menyatakan dirinya negatif corona.

"Swab pertama hasilnya negatif, selang berikutnya keluar lagi hasil swab menyatakan saya positif dan puji Tuhan terakhir hasilnya negatif," ungkap Herry, Rabu (29/4/2020).  

Herry menyebut tak mengetahui pasti kapan ia tertular corona.

Ia mengaku sebelum mengalami penurunan kondisi tubuh sepulang dari Karawaci, Tangerang.

Herry mengikuti kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di kota tersebut.

Namun, ia yakin tidak tertular virus corona di kampus tersebut.

"20 Februari saya pulang dari Karawaci. Tidak ada keluhan apa-apa. Sampe akhirnya 17 Maret itu saya perut saya sakit. Sejak itu kondisi tubuh menurun dan beberapa kali rawat jalan," jelasnya.

Akhirnya, pada 3 Maret, seorang dokter menyarankan Herry untuk dirujuk ke RSUDAM guna menjalani isolasi.

Ajaibnya, kata Herry, baru sehari menjalani isolasi kondisi tubuhnya langsung membaik.

Bahkan sampai ia pulang tak pernah lagi mengalami sakit.

Padahal sebelum dirujuk ke RS, ia sering mengalami panas tinggi dan gejala penyakit lain yang mengarah indikasi virus corona.

"Itulah kebesaran Tuhan terhadap umatnya. Saya sendiri sangat bersyukur sampai sekarang masih diberi kesehatan," ujar tenaga training sekolah Minggu (jemaat gereja) ini.

Pria yang saat ini sedang menempuh gelar magister konseling menyebut tiga kunci yang membuat dirinya bangkit melawan corona.

Pertama, kata Herry, hati yang gembira adalah obat.

Kedua, orang yang semangat dapat menanggung semua masalah.

Terakhir, percaya bahwa Tuhan menyertai hambanya.

"Selain asupan gizi dan obat obatan medis, perlu keyakinan dari diri sendiri agar bisa sembuh," katanya.

Ia mengaku menjalani masa isolasi dengan enjoy.

Bahkan ia masih menyempatkan mengikuti ujian kuliah secara online tanpa ada yang tahu, bahwa ia sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Lampung Gunadi Ibrahim
Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Lampung Gunadi Ibrahim (Dokumentasi Gunadi Ibrahim)

Selama isolasi, lanjutnya, banyak doa dan dukungan yang mengalir dari keluarga dan sahabat, terutama istrinya, Dessy (36).

Saking tak ada sedikit rasa khawatir terhadap virus yang menjangkiti tubuhnya, Herry justru cemas terhadap kondisi istrinya.

Pasalnya, setelah diisolasi, istri Herry masih menunggu hasil swab.

Beruntung setelah dua kali swab, istrinya dinyatakan negatif.

"Malahan saya yang banyak nyemangati dia (istri). Saya pesan ke dia supaya tetap yakin bahwa hasil swab menyatakan negatif," katanya.

Sementara sang istri mengaku terharu saat diberi tahu pihak rumah sakit, jika suaminya dinyatakan negatif.

Padahal, sejak awal diisolasi Dessy mengaku tak begitu sedih, cemas atau waswas terhadap kondisi suaminya.

"Begitu dikasih tahu oleh orang rumah sakit akhirnya saya nangis. Karena selama ini saya berusaha tegar dan memang tidak menampakkan kesedihan dari luar," kata Dessy.

Selama isolasi, komunikasi pasangan suami istri ini terjalin lewat ponsel.

Selama itu pula ia selalu mengabarkan kondisinya baik baik saja.

"Puji Tuhan suami saya sudah sembuh. Pesan dokter agar jaga pola makannya, banyak banyak olahraga pagi dan penuhi asupan gizi," tukasnya.

Selain di Bandar Lampung, satu pasien positif asal Lampung Selatan (pasien 01 Lamsel) juga dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.

Pasien positif corona warga Pringsewu yang sebelumnya dirawat di RSUDAM juga telah dinyatakan sembuh.(Tribunlampung.co.id)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved