Video Berita

VIDEO Viral Seorang Pria Dipatuk Angsa Ketika Antar Barang Pesanan

Seorang pria terekam kamera dipatuk angsa ketika mengantar barang pesanan pelanggan. Kejadian ini pun menjadi viral di media sosial.

Penulis: rio angga | Editor: Daniel Tri Hardanto
Facebook Puan Aya
Viral Seorang Pria Dipatuk Angsa Ketika Antar Barang Pesanan. 

Puan Aya menulis keterangan pada video yang diunggah.

"Pikir mudah COD ini haaa, kasian matkodt (pria pada video), sebab bukan aku yang keluar, kalau aku sudah mampus aku," tulisnya.

Video ini sudah disaksikan 10 ribu tayangan.

Dalam keterangan video itu, pria yang terekam kamera adalah Abdul Syukur Ismail yang juga suami dari Puan Aya.

Abdul Syukur Ismail terpaksa melawan angsa karena terus menyerangnya.

Hewan itu terus mematuk kaki Abdul dan enggan untuk melepaskannya.

Abdul kemudian berusaha menjauhkan dirinya dari angsa dengan memegang bagian leher angsa.

Ia juga mencoba memenangkan angsa, agar tidak menyerangnya lagi.

Namun, hewan tersebut seperti tidak puas untuk terus menyerang Abdul.

Bahkan angsa terlihat kembali mengejar Abdul dan kembali mengigitnya.

Meskipun sudah beberapa kali dipegang pada leher, angsa tetap nekat menyerang.

Video kejadian dipatuk angsa ini juga dibagikan oleh pengguna Twitter @twitervirall, pada hari Minggu (16/8/2020).

"Korang ingat senang ka cod ni haaaa, ni mau kena extra caj.

Kredit: Abdul Syukur Ismail," tweetnya menyertai video serupa pada Facebook.

Pada media sosial Twitter, video ini telah disaksikan sebanyak 105,2 ribu tayangan.

Warganet mengakui tertawa melihat videonya. Selain itu, sebagian besar warganet kagum dengan ketenangan Abdul Syukur, karena dengan tenang menghadapi angsa yang terus menyerangnya.

Selain itu, beberapa warganet juga menceritakan pengalamannya ketika diserang hewan yang sama dan momen lucu lainnya.

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com

Videografer Tribunlampung/Rio Angga Saputra

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved