Breaking News:

Duel Berujung Maut di Lampung Tengah

Sempat Memanas, Situasi TKP Duel Dua Keluarga di Pubian Sudah Kondusif

Menurut Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro, kondisi sekarang berangsur membaik dengan di tempatkannya sejumlah personel Polri dan TNI.

Penulis: syamsiralam | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi
Silaturahmi jajaran Polsek Padang Ratu kepada tokoh masyarakat di Kecamatan Pubian. Sempat Memanas, Situasi TKP Duel Dua Keluarga di Pubian Sudah Kondusif 

Namun nahas, ketiga pelaku yang sudah diliputi amarah, akhirnya turut menyerang AS dengan tombak dan parang sehingga AS turut mengalami luka bacok dan tombakan di sekujur tubuhnya, dan akhirnya meninggal dunia.

"Korban AS ini setahu saya orangnya pendiam dan rajin beribadah. Pada saat kejadian pun dia baru selesai salat subuh di masjid," kata rekan korban yang enggan disebut namanya.

Persaingan Usaha Warung

Duel dua keluarga di Kampung Negeri Kepayungan, Kecamatan Pubian, diduga kuat karena persaingan usaha warung antara korban dan pelaku.

Korban yang lebih dahulu membuka usaha warung kelontongan, merasa tersaingi dengan keluarga pelaku yang juga membuka warung di rumah mereka.

"Korban SSK pernah memarahi pelaku Agung karena keluarganya ikut membuka warung. Hal itu yang diduga membuat Agung marah dengan SSK," ujar Kapolsek Padang Ratu Kompol Muslikh.

Sehingga, kemarahan keduanya memuncak saat 17 Agustus lalu, saat korban melintas di depan rumahnya.

Korban SSK sedang lari pagi terjadi cekcok antara SSK dan Agung.

Melihat Agung cekcok dengan SSK, ayah Agung dan kakaknya turut membantu Agung, sehingga terjadi pertarungan tiga melawan satu masing-masing dengan dilengkapi senjata tajam.

Pertarungan yang tidak berimbang berujung tewasnya SSK akibat luka sayatan dan tebasan senjata tajam oleh ketiga pelaku.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved