Pilkada Bandar Lampung 2020
Pleno KPU Ricuh, Ike Edwin: Jangan Kalian Bikin Malu Saya!
Suasana rapat pleno terbuka yang digelar KPU Bandar Lampung di Hotel Radisson, Jumat (21/8/2020), berlangsung ricuh.
Penulis: kiki adipratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Suasana rapat pleno terbuka yang digelar KPU Bandar Lampung di Hotel Radisson, Jumat (21/8/2020), berlangsung ricuh.
Itu setelah sejumlah pendukung pasangan Ike Edwin-Zam Zanariah menerobos masuk ruang rapat pleno terbuka.
Peristiwa itu terjadi menjelang pembacaan putusan hasil rapat pleno terbuka tingkat KPU Bandar Lampung.
Berdasarkan pantauan Tribunlampung.co.id, sejumlah komisioner KPU Bandar Lampung langsung diamankan oleh aparat kepolisian.
• Tak Puas Dukungan MS Bertambah, Ike Edwin: Masalahnya Bukan Angka
• KPU Bandar Lampung Cocokkan Data yang Disanggah Ike Edwin-Zam Zanariah di 16 Kecamatan
• Legowo Apapun Keputusan KPU, Ike Edwin: Saya Tidak Pernah Menyesal
• Ike Edwin Ungkap Dugaan Kesalahan Hasil Dukungan dalam Pleno Terbuka
Begitu pula para komisioner Bawaslu Bandar Lampung yang mengawasi jalannya rapat pleno.
Sejumlah polisi berusaha meredam aksi pendukung pasangan Ike Edwin-Zam Zanariah.
Melihat insiden itu, Ike Edwin langsung mengambil alih komando untuk meredam suasana.
"Kalian diam dulu. Saya ini mantan Kapolda Lampung. Saya pernah mendapat predikat terbaik menyelesaikan konflik secara nasional. Jangan kalian bikin malu saya," kata Ike Edwin dengan nada tinggi.
Menurut Ike Edwin, keputusan yang akan diambil KPU Bandar Lampung dalam pleno terbuka ini bukanlah hasil final.
"Kita lagi perang data. Diem aja. Kita juga masih bertarung. Orang juga kelabakan bertarung ama kita," kata Ike sembari menenangkan para pendukungnya.
Akibat peristiwa tersebut, belum diketahui apakah rapat pleno terbuka akan dilanjutkan atau tidak.
Sebab, seluruh komisioner KPU tidak berada di tempat.
Tak Puas Dukungan MS Bertambah
Pencocokan data hasil pleno kecamatan milik PPK dan pasangan Ike Edwin-Zam Zanariah di KPU Bandar Lampung berlangsung alot.
Setelah dicocokkan, data berubah dengan penambahan sebanyak 1.043 dukungan yang memenuhi syarat (MS).
Dengan demikian, jumlah dukungan memenuhi syarat untuk pasangan Ike Edwin-Zam Zanariah bertambah dari 9.221 menjadi 10.264.
Komisioner KPU Bandar Lampung Divisi Teknis Penyelenggaraan Fery Triatmojo mengatakan, ada penambahan 1.043 dukungan, sehingga total MS menjadi 10.264.
"Semua ada 1.043, dan total MS menjadi 10.264," ujar Fery dalam sidang pleno terbuka, Jumat (21/8/2020).
Namun, Ike Edwin tak puas dengan hasil tersebut.
Menurut mantan Kapolda Lampung ini, ada permasalahan lain yang mesti diselesaikan terlebih dahulu.
"Ini bukan titik angka ini. Persoalannya ini berbeda. Ini belum selesai apa yang saya sampaikan tadi," kata Ike Edwin.
Ike mengungkapkan, pihaknya menginginkan beberapa hal yang diduga keliru harus diselesaikan terlebih dahulu.
Seperti, adanya ASN yang turut dalam pleno kecamatan, dihalang-halangi, dan adanya intimidasi dari pihak-pihak tertentu.
"Saya mau tanya dulu prosesnya ini penyelesaian seperti apa. Jangan main ketok angka aja," tandasnya.
"Kalo gitu mah mudah saja. Dari tadi juga selesai. Tapi ini prosesnya yang masalah. Masalah ini harus diselesaikan dulu," kata dia lagi. (Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pleno-kpu-ricuh-3.jpg)