Liputan Eksklusif Tribun
Bungker di Bandar Lampung Ditutup Batu Coran, Ada 3 Bungker Peninggalan Jepang
Delapan bungker Jepang yang ada di Kota Bandar Lampung juga bernasib sama. Bungker ini tersebar di sejumlah tempat.
Goa ini memiliki luas 17 meterpersegi. Saat ini kondisinya sudah menyempit.
"Goa ini dulunya menjadi tempat berlindung pahlawan kita dari serangan para penjajah. Di bawah bukit Hutan Kera ini juga terdapat bungker air yang merupakan peninggalan bangsa Belanda saat itu," jelas Burhanuddin Adam.
Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung, Mastita mengatakan, delapan bungker yang ada di Bandar Lampung telah diusulkan menjadi cagar budaya.
Saat ini, Disdikbud tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) Peraturan Wali Kota (Perwali) Bandar Lampung untuk pengakuannya.
"Jika sudah ada SK Perwalinya, maka akan mudah mengajukan dana dana untuk perbaikannnya. Pihak luar yang ingin memberikan dana bantuan untuk renovasi juga bisa," jelas Kabid Kebudayaan Disidikbud Bandar Lampung Mastita, Kamis (20/8/2020).
Ia mengakui, jika sampai saat ini bungker dan goa yang ada di Bandar Lampung itu tidak terawat.
Hanya masyarakat yang merawatnya secara swadaya. (tribunlampung.co.id/byu)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/bungker-di-bandar-lampung-ditutup-batu-coran-ada-3-bungker-peninggalan-jepang.jpg)