Tribun Bandar Lampung

TKI Asal Bandar Lampung Tak Bisa Pulang ke Rumah, Alami Stroke dan Tidak Miliki Biaya

Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kecamatan Panjang Kota Bandar Lampung Puji Astuti mengalami stroke tiga hari belakang di Malaysia.

Istimewa
TKI Asal Bandar Lampung Tak Bisa Pulang ke Rumah, Alami Stroke dan Tidak Miliki Biaya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kecamatan Panjang Kota Bandar Lampung Puji Astuti mengalami stroke tiga hari belakang di Negeri Jiran Malaysia.

Puji Astuti tak bisa kembali ke Lampung lantaran terkendala biaya dan lain-lain.

Lamsihar Sinaga selaku tetangga Puji Astuti mengatakan, Puji Astuti bekerja di Malaysia melalui jalur ilegal atau tidak resmi, dan sudah bekerja di Malaysia selama kurang lebih tiga tahun.

"Memang berpindah-pindah tuannya lah gitu, tiga hari yang lalu dia ini stroke."

"Semenjak Covid-19 kan nggak kerja, baru sebulan ini dia kerja tapi stroke," ujar Lamsihar Sinaga kepada Tribunlampung.co.id, Minggu (23/8/2020).

Lanjut Lamsihar Sinaga, Puji Astuti selama ini bekerja di Malaysia untuk menghidupi keluarga di Lampung.

Saat ini Puji Astuti yang sedang keadaan stroke dan berada di apartemen di Malaysia.

"Yang ngurusin TKI di sana gitu, mereka terbatas juga kemampuan mereka. Kemaren kan sempat saya tanya gimana kalau mau pulang, di sana cukup ketat juga paspor denda dan lain-lain, karena dia ilegal mereka nggak ada dana yang di sini untuk mengurus kepulangannya," jelas Lamsihar Sinaga.

Lamsihar Sinaga berharap Pemerintah Provinsi Lampung ataupun Disnaker Lampung dapat membantu untuk kepulangan warga Panjang tersebut.

"Sekarang posisi ibu ini nggak respon lagi nggak bisa ngomong lagi," tambahnya.

Lamsihar Sinaga mengatakan, Puji Astuti tinggal di Karang Anyar, Kelurahan Karang Maritim Panjang Kota Bandar Lampung.

Informasi yang dihimpun, alamat tempat tinggal saat ini Puji Astuti yaitu di Pangsapuri, Baiduri Blok F lantai 3 Tasik Kesuma, Semenyih Malaysia.

Sementara Sudi, rekan kerja Puji Astuti yang berada di Malaysia saat dihubungi Tribunlampung.co.id mengatakan, jika kondisi Puji Astuti saat ini tangan dan kakinya tidak bisa bergerak.

"Untuk kondisinya sekarang stroke dan darah tinggi, kaki yang sebelah kanan tak boleh (bisa) gerak tangan sebelah kanan pun tak boleh gerak," ujar Sudi melalui sambungan telepon.

Sudi juga mengatakan, jika dia sudah tiga hari tidak bekerja karena mengurus Puji.

Kondisi Sudi bersama rekan-rekannya yang lain sedang dalam kesulitan saat ini.

Selain itu ia juga mengatakan jika untuk makan saja kesulitan. Karena kondisinya yang sedang stroke tersebut.

"Dia sudah tiga hari sakit, makan tak dapat (bisa), air pun tak bisa masuk. Kami di sini minta bantuan dengan kawan-kawan media ataupun yang lainya karena kami di sini tak tahu mengurus-ngurus untuk kepulangan ibu Puji ke Indonesia, kami juga sedang dalam kesulitan," pungkasnya. (Tribunlampung.co.id/M Hardiansyah Kusuma)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved