Berita Nasional
Ikatan Dokter Indonesia: Vaksin Covid-19 Hanya Bertahan 6 Bulan
vaksinasi massal yang akan dilakukan pemerintah harus serempak untuk mencegah adanya penularan lanjutan.
Meskipun terdapat perbedaan harga, Erick memastikan, vaksin yang diproduksi memiliki kualitas yang hampir mirip.
"Sebab, seluruh vaksin yang akan disuntikkan kepada pasien sudah pasti melalui uji klinis tahap III dan kualitasnya pasti sama," kata Erick.
Ia menambahkan, saat ini Indonesia juga sedang berupaya menciptakan vaksin sendiri, yang harganya juga bisa bersaing dengan negara lain.
Terpisah, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan Indonesia akan mendapatkan bagian dari distribusi miliaran vaksin Covid-19 yang dilakukan oleh Coalition for Epidemic Preparedness (CEPI).
"Dengan CEPI, pokok bahasan adalah mematangkan kemungkinan kerja sama yang dapat dilakukan CEPI dengan Bio Farma dalam bidang manufacturing vaksin," ujar Retno.
"Khusus mengenai kerjasama CEPI - Bio Farma, Bio Farma sudah masuk dalam shortlist, yang berarti memiliki peluang lebih besar untuk melakukan kerja sama dengan CEPI di bidang manufacturing vaksin atau disebut shortlist potential drug product manufacturers for CEPI's COVID-19 vaccine," lanjut Retno.
Lebih lanjut, Retno mengatakan CEPI akan melakukan due diligence atau uji kelayakan mulai 14 September hingga akhir September mendatang.
"(Ini dilakukan) untuk memastikan langkah berikutnya. Kita akan mempersiapkan due diligence ini sebaik mungkin sehingga hasilnya akan baik," ujar Menlu.(tribun network/har/ras/wly)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ilustrasi-vaksin-corona-covid.jpg)