Breaking News:

Pilkada Bandar Lampung 2020

Herman HN Minta Setiap Balonkada Bandar Lampung Patuhi Protokol Kesehatan

Wali Kota Bandar Lampung Herman HN meminta setiap bakal calon kepala daerah (balonkada) Kota Tapis Berseri untuk mematuhi protokol kesehatan.

Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN saat diwawancarai awak media di kompleks kantor Pemkot Bandar Lampung, Senin (7/9/2020). Herman HN Minta Setiap Balonkada Bandar Lampung Patuhi Protokol Kesehatan 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id V Soma Ferrer

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Wali Kota Bandar Lampung Herman HN meminta setiap bakal calon kepala daerah Kota Tapis Berseri untuk mematuhi protokol kesehatan.

Penekanannya, Herman HN meminta hal itu dilaksanakan saat menjalani seluruh tahapan pelaksanaan Pilwakot Bandar Lampung 2020.

"Yang nyalon (wali kota/wakil wali kota) harus patuh protokol kesehatan. Jangan semaunya sendiri," tegas Herman HN, Senin (7/9/2020).

Dikatakannya pula, balonkada yang menggelarkan sosialisasi dan tidak diimbuhi dengan protokol kesehatan sesuai dengan aturan akan menciptakan kekhawatiran warga terkait dengan ancaman Covid-19.

BREAKING NEWS 12 Balonkada di Lampung Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RSUDAM

Bawaslu Bandar Lampung Monitoring Pemeriksaan Kesehatan Balonkada di RSUDAM

Eva Dwiana Berfoto Bersama 4 Petahana Bacalonkada Sebelum Tes Kesehatan di RSUDAM

Ikut Pilkada Bandar Lampung, Yusuf Kohar Cuti sebagai Wakil Wali Kota

"Ini terkait nyawa manusia yang dipertaruhkan. Sosialisasi yang tidak menerapkan protokol akan dibubarkan," terang Herman HN.

Adapun aturan yang mengatur tentang penerapan protokol kesehatan diantaranya ialah Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 dan Peraturan Wali Kota Bandar Lampung Nomor 18 tahun 2020 tentang pedoman pencegahan penyebaran Corona Virus Diseae 2019 melalui protokol kesehatan.

"Ini wali kota sampai puyeng menangani covid-19, jangan sampai ada oknum yang melakukan hal sebaliknya," kata Herman HN.

Dikatakan juga oleh Ketua DPRD Kota Bandar Lampung Wiyadi, yang memprihatinkan masyarakat yang mulai abai terhadap penerapan protokol kesehatan.

Ia mengucap, bagaimana agar seluruh stakeholder terkait bisa memberikan contoh yang baik, serta secara rutin memberikan pemahaman akan Covid-19.

"Saya minta kepada stakeholder yang ada maupun pimpinan organ agar memberikan contoh yang baik," ucapnya.

"Tidak pula perlu mengumpulkan orang dalam jumlah yang berlebihan, kalau perlu setiap ada moment, harus diberikan pula sosialisasi terkait covid-19," harapnya.(Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer)

Penulis: Vincensius Soma Ferrer
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved