PMI Lampung Gelar Lokalatih Pengurangan Risiko Bencana Dibantu Korean Red Cross
Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung menggelar lokalatih pengurangan risiko bencana (PRB).
BANDAR LAMPUNG - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung menggelar lokalatih pengurangan risiko bencana (PRB).
Bagi aparatur desa, pendamping desa, SIBAT, KSR dan Staf PMI Kabupaten Lampung Selatan dan juga didukung oleh Korean Red Cross (Posco).
Plt Ketua PMI Lampung IS Bunari di aula PMI Provinsi Lampung, Selasa (8/9/2020) mengatakan sangat berterima kasih kepada 25 peserta lokalatih tersebut.
Termasuk kepada Posco yang telah mendukung kegiatan ini melalui program pemulihan bencana tsunami Selat Sunda Lampung Selatan.
"PMI dalam tanggungjawabnya telah melakukan kinerja yang sangat nyata dan selalu ada untuk masyarakat," kata Bunari
Secara khusus masyarakat Lampung dalam pendampingan baik saat bencana pada masa tanggap darurat bencana.
Maupun pada masa pemulihan setelah bencana, seperti yang dilakukan PMI bersama selama ini.
Selain daripada itu tugas PMI berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 2018 tentang kepalangmerahan diantaranya adalah memberikan bantuan kepada korban konflik bersenjata.
Kerusuhan dan gangguan keamanan lainnya dan memberikan pelayanan darah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Termasuk melalukan pembinaan relawan, melaksanakan pendidikan dan pelatihan yang berkaitan dengan kepalangmerahan.
Menyebarluaskan informasi yang berkaitan dengan kegiatan kepalangmerahan.
Membantu dalam penanganan musibah dan atau bencana di dalam dan di luar negeri.
"Termasuk juga membantu pemberian pelayanan kesehatan dan sosial, melaksanakan tugas kemanusiaan lainnya yang diberikan oleh pemerintah," katanya
Lokalatih ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas bagi 25 peserta dalam melakukan Integrasi PRB ke dalam pembangunan desa.
Lalu dapat mengurangi dampak yang lebih besar dari bencana, menjamin keberlangsungan hasil program pembangunan desa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pmi-lampung-gelar-lokalatih-pengurangan-risiko-bencana-dibantu-korean-red-cross.jpg)