Breaking News:

Tribun Way Kanan

Suami di Way Kanan Lakukan KDRT Terhadap Istrinya Gara-gara Blokir Pertemanan Akun Facebook

Kejadian bermula dari korban An memblokir pertemanan akun facebook MI (suami korban) dengan temannya yang berinisial W.

net
Ilustrasi KDRT. Suami di Way Kanan Lakukan KDRT Terhadap Istrinya Gara-gara Blokir Pertemanan Akun Facebook 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, WAYKANAN - Polsek Baradatu mengamankan seorang lelaki diduga melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap seorang wanita di Kampung Gedung Pakuon Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan.

Tersangka insial MI (22) warga Kampung Gedung Pakuon Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung melalui Kapolsek Baradatu Kompol Mulyadi menerangkan pelaku diduga melakukan aksinya pada Kamis 3 September 2020 sekitar 14.00 WIB.

Kejadian bermula dari korban An memblokir pertemanan akun facebook MI (suami korban) dengan temannya yang berinisial W.

“Alasan An blokir dikarenakan diduga sering mengajak mengonsumsi minuman keras (miras),” ujar Mulyadi, Selasa 8 September 2020.

Sementara, MI yang mengetahui pertemanan di medsosnya diblokir, langsung marah kepada sang istri akhirnya terjadi adu mulut sampai dengan memukul wajah dan mulut korban hingga mengalami memar pada bagian hidung ditambah luka di bagian belakang kepala dan bibir bagian bawah.

Damar Lampung: Selama Pandemi Kasus KDRT Meningkat

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini 8 September 2020, Berawan hingga Hujan Lokal Ringan

Kasus Corona di Lampung Tambah 3 Pasien Positif Covid-19 dan 2 Orang Meninggal Dunia

Oknum Satpam Bobol Uang Nasabah, Bank Mandiri Bandar Lampung Minta Maaf

Selanjutnya korban melaporkan kejadian yang dialami ke Polsek Baradatu.

Berdasarkan Laporan dari korban Polsek Baradatu melakukan penyelidikan dan mendapat informasi bahwa tersangka sedang berada di seputaran Kampung Gedung Pakuon Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan.

Petugas yang dipimpin Aipda Aandri Panit I Reskirm Polsek Baradatu pada hari Rabu tanggal 02 September 2020 sekitar pukul 12.00 WIB langsung menuju ke lokasi dan berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka tanpa perlawanan.

“Pelaku sudah di amankan di mako Polsek Baradatu guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut." Imbuh Kapolsek.

"Tersangka dapat diancam dengan pasal 44 KUHP ayat 1 UU No 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal lima tahun,” Kata Kompol Mulyadi. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved