Penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung

BREAKING NEWS Syekh Ali Jaber Dikabarkan Kena Tusuk saat Berdakwah di Bandar Lampung

Seorang pendakwah ternama Syekh Ali Jaber dikabarkan menjadi korban penganiayaan, di Masjid Afaludin Tamin Sukajawa, Bandar Lampung, Minggu.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Noval Andriansyah
Dokumentasi Warga
Seorang pendakwah ternama, Syekh Ali Jaber menjalani perawatan di Puskesmas Gedong Air, Bandar Lampung, Minggu (13/9/2020). Syekh Ali Jaber dikabarkan menjadi korban penganiayaan orang tak dikenal saat berdakwah di masjid di Bandar Lampung. BREAKING NEWS Syekh Ali Jaber Dikabarkan Kena Tusuk saat Berdakwah di Bandar Lampung. 

Akibatnya, Syekh Ali Jaber pun mengalami luka di bagian lengan kanannya.

Pasca insiden penikam tersebut, Syekh Ali Jaber buka suara via channel YouTube Syekh Ali Jaber, Minggu 13 September 2020.

Syekh Ali Jaber menjelaskan kronologi penyerangan tersebut.

Syekh Ali Jaber mengatakan dirinya diserang orang tak dikenal saat mengisi acara.

Dia pun bersyukur Allah telah menyelamatkan dirinya dari pembunuhan tersebut.

Saat diserang, Syekh Ali Jaber mengaku langsung mengangkat tangan lantaran pelaku mencoba menyerang leher dan dada.

"Tusukannya cukup keras, cukup kuat. Sampai separuh pisau masuk ke dalam," imbuhnya.

Syekh Ali Jaber menjadi korban penyerangan hingga mengalami luka serius di tubuhnya.

Profil Syekh Ali Jaber

Dikutip dari Tribunnewswiki, berikut profil Syekh Ali Jaber.

Syekh Ali Jaber memiliki nama lengkap Ali Saleh Muhammad Ali Jaber.

Ia lahir di Madinah, Arab Saudi pada 3 Februari 1976.

Syekh Ali Jaber menyelesaikan pendidikan formal dari ibtidaiyah hingga Aliyah di Madinah.

Ulama Syekh Ali Jaber
Ulama Syekh Ali Jaber (Fahdi Fahlevi/Tribunnews.com)

Setelah lulus sekolah menengah, ia melanjutkan pendidikan khusus pendalaman Al Quran pada tokoh dan ulama ternama di Arab Saudi.

Pada tahun 2008, Syekh Ali Jaber mulai berdakwah di Indonesia dan resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada tahun 2012.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved