Dalam Pidato Melalui Televisi Erdogan Sampai 2 Kali Beri Peringatan Keras untuk Presiden Perancis

Erdogan mendesak Yunani untuk "menjauh dari tindakan yang salah" yang didukung oleh negara-negara seperti Perancis di perairan yang disengketakan itu.

Editor: Romi Rinando
www.abc.net.au
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. : Dalam Pidato di Televisi Erdogan Sampai 2 Kali Beri Peringatan untuk Presiden Perancis 

Erdogan juga mengatakan kepada Macron agar Perancis berkaca, terutama perbuatan Perancis di Aljazair dan peran Perancis dalam genosida Rwanda pada 1994.

Hubungan antara Turki dan Perancis telah memburuk di Mediterania timur. Kedua sekutu itu juga tidak setuju pada masalah besar lainnya termasuk konflik Suriah dan Libya.

Ankara dan Paris sebelumnya bertukar duri setelah para pejabat Perancis pada 2018 bertemu dengan para pemimpin Kurdi Suriah terkait dengan milisi yang didukung AS yang dipandang oleh Turki sebagai "teroris".

Kedua negara juga berada di sisi yang berlawanan di Libya. Ankara mendukung pemerintah yang diakui PBB di Tripoli dibandingkan pemimpin militer Khalifa Haftar.

Perancis diduga mendukung Haftar, tetapi berkeras bahwa mereka bersikap netral dalam konflik tersebut.

Erdogan menuduh Perancis turut campur tangan di Libya "untuk minyak" dan di Afrika untuk "berlian, emas, dan tembaga".

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Erdogan ke Presiden Perancis: Jangan Main-main dengan Turki"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved