Breaking News:

Tribun Lampung Utara

Disdukcapil Lampung Utara Buka Pelayanan Online Cegah Penularan Covid-19

Terhitung mulai tanggal 15 september 2020, Disdukcapil Lampung Utara hanya akan melayani pengurusan adminstrasi kependudukan secara daring.

Tribunlampung.co.id/Anung
Kadisdukcapil Lampung Utara Maspardan. Disdukcapil Lampung Utara Buka Pelayanan Online Cegah Penularan Covid-19 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.Co.ID, LAMPUNG UTARA - Terus meningkatnya jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Lampung Utara berimbas pada semua lini.

Mulai dari aspek ekonomi, pendidikan, sosial, hingga ke pelayanan pemerintahan.

Salah satunya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lampung Utara yang juga merasakan efek Covid-19 ini.

Karena itu Disdukcapil memutuskan langkah cepat mengatasi hal ini.

Kadisdukcapil Lampura, Maspardan, menjelaskan sehubungan dengan meningkatnya pasien positif Covid-19 dan telah terjadi transmisi lokal serta dalam rangka untuk membantu mencegah dan memutus rantai penularannya, maka Disdukcapil Lampura mengambil langkah cepat.

Yaitu mengubah pelayanan dari offline atau tatap muka menjadi daring atau online.

Syarat Bikin KIA Disdukcapil, Prosedur dan Biaya Bikin Kartu Indonesia Anak

Kasus Corona di Lampung Tambah 39, Tanggamus Sumbang 19 Kasus, 2 Bayi Ikut Tertular

“Hal ini kami lakukan sebagai langkah antisipasi memutus rantai penyebaran pandemi Covid-19 ini,” kata Kadisdukcapil Maspardan, Rabu 15 September 2020.

Karena itu pihak Disdukcapil menginformasikan lanjut Pardan, terhitung mulai tanggal 15 september 2020, Disdukcapil Lampung Utara hanya akan melayani pengurusan adminstrasi kependudukan secara daring atau melalui layanan online.

Menghentikan sementara layanan offline atau tatap muka, untuk perekaman KTP elektronik hanya dibatasi 20 orang saja itupun yang bersifat urgent seperti pengurusan dokumen untuk persyaratan jaminan kesehatan, BPJS, rumah sakit, dan lain-lain yang dianggap darurat atau mendesak.

“Pelayanan kami tidak tutup, namun kami alihkan ke layanan online untuk sementara waktu saja sampai dengan situasi kembali normal, dan kami tetap melayani hal-hal yang sifatnya urgent seperti perekaman E-KTP yang kita batasi 20 orang saja,” jelas Maspardan.

Karenanya pihak Disdukcapil berharap, masyarakat untuk menunda dulu datang ke disdukcapil jika tidak urgent, ditunda dulu sampai kondisi pandemi mulai reda.

Dirinya pun menambahkan informasi, bahwa warga masyarakat bila benar benar diharuskan untuk datang karena untuk keperluan yang urgen, untuk dapat mematuhi protokol kesehatan.

"Kita berharap warga masyarakat untuk dapat mematuhi protokol kesehatan, yakni memakai masker, cuci tangan, ibu-ibu yang mempunyai anak balita kita sarankan jangan dibawa," harap Maspardan. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved