Breaking News:

Tribun Bandar Lampung

Ketua DPRD Bandar Lampung Sebut Pemkot Sudah Koordinasi Soal Utang dan Jual Aset Daerah

Ketua DPRD Kota Bandar Lampung Wiyadi menuturkan, pengusulan itu telah melalui penyampaian bersama antar pemerintah dan DPRD.

Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer
Ketua DPRD Bandar Lampung Wiyadi saat diwawancarai. Ketua DPRD Bandar Lampung Sebut Pemkot Sudah Koordinasi Soal Utang dan Jual Aset Daerah. 

Laporan Repoter Tribunlampung co.id V Soma Ferrer

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Kota Bandar Lampung megusulkan utang sebesar Rp 150 miliar kepada pemerintah pusat melaui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Tak hanya itu, pemkot juga berencana menjual aset daerah untuk menutup defisit anggaran yang terjadi pada APBD murni 2020.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Bandar Lampung Wiyadi menuturkan, pengusulan itu telah melalui penyampaian bersama antar pemerintah dan DPRD.

Dikatakannya, usulan utang itu berasal dari pengajuan Pemkot Bandar Lampung dan diasisteni oleh Kementerian Keuangan.

"Apa yang telah disampaikan eksekutif telah dibahas bersama (DPRD Bandar Lampung), baik masalah kemerosotan PAD dan juga penanganan Covid-19," kata Wiyadi, Kamis (17/9/2020).

Ia mengatakan, pembahasan terkait penjualan aset pemkot setempat juga telah didiskusikan.

"Lalu juga penjualan-penjualan aset dari hasil reklamasi dengan model lelang," tambah Wiyadi.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota Bandar Lampung menargetkan pendapatan daerah sebesar Rp 250 miliar pada APBD Perubahan 2020.

Target tersebut dicanangkan Pemkot Bandar Lampung lantaran terjadi defisit pada ABPD murni 2020 akibat dari pandemi Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Vincensius Soma Ferrer
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved