Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Jajaran Bawaslu 8 Kabupaten/Kota di Lampung Diminta Cermati Perbedaan DPS dan DPT

Fatikhatul Khoiriyah mengatakan terdapat perbedaan signifikan antara Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu Tahun 2019 dengan DPS pada Pilkada 2020.

WA Khoiriyah
Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Fatikhatul Khoiriyah. Fatikhatul Khoiriyah. Jajaran Bawaslu 8 Kabupaten/Kota di Lampung Diminta Cermati Perbedaan DPS dan DPT 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Kiki Adipratama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Jajaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di 8 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung diminta mencermati Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada pilkada 2020 yang telah ditetapkan KPU tiap daerah.

Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Fatikhatul Khoiriyah mengatakan terdapat perbedaan signifikan antara Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu Tahun 2019 dengan DPS pada Pilkada 2020, khususnya di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Way Kanan dan Pesawaran.

Data DPT Tahun 2019 di Kabupaten Lampung Selatan berjumlah 759.195 pemilih berkurang menjadi 702.310 pemilih dalam DPS Pilkada 2020, dengan selisih kurang sebanyak 56.885 pemilih.

Data DPT 2019 di Kabupaten Lampung Tengah berjumlah 950.566 pemilih berkurang menjadi 915.857 pemilih, dengan selisih kurang sebanyak 34.709 pemilih.

Kemudian, DPT di Kabupaten Lampung Timur, pada 2019 berjumlah 790.149 pemilih menjadi 771.113 pemilih pada DPS Pilkada 2020, selisih kurang sebanyak 19.036 pemilih.

Selanjutnya, Data DPT 2019 di Kabupaten Way Kanan berjumlah 339.460 pemilih menjadi 322.824 pemilih pada DPS Pilkada 2020, selisih kurang sebanyak 16.701 pemilih.

Jumlah DPS di 8 KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung Sebanyak 3.890.063 Jiwa

Geliat Balon Wali Kota Bandar Lampung, Yusuf Kohar: Tuhan Tidak Tidur

Selisih signifikan juga terjadi di Kabupaten Pesawaran, data DPT 2019 berjumlah 329.655 pemilih menjadi 314.876 pemilih pada DPS Pilkada 2020, selisih kurang sebanyak 14.779 pemilih.

“Menjadi kewajiban Bawaslu untuk memastikan hak pilih warga negara dapat disalurkan saat Pilkada nanti,” ujar Fatikhatul Khoiriyah dalam rilisnya, Jumat, (18/9/2020).

Sementara itu, Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Provinsi Lampung, Iskardo Panggar mengurai perbedaan signifikan data DPT 2019 dengan data DPS pada Pilkada 2020.

Halaman
12
Penulis: kiki adipratama
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved