Video Berita
VIDEO Kasus Covid-19 di Lampung Bertambah 21 Pasein, Total ada 715 Kasus Positif
Bandar Lampung kembali menyumbang angka tertinggi penambahan kasus Covid-19 di Lampung.
Penulis: Wahyu Iskandar | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Bandar Lampung kembali menyumbang angka tertinggi penambahan kasus Covid-19 di Lampung.
Ada penambahan 21 kasus Covid-19 di Lampung, Sabtu (19/9/2020).
Dari jumlah tersebut, 10 kasus di antaranya terdapat di Bandar Lampung.
Jubir Satgas Covid-19 Provinsi Lampung dr Reihana mengungkapkan, selain penambahan 10 kasus asal Bandar Lampung, sisanya disumbang Lampung Selatan 6 kasus, Lampung Tengah 3 kasus, Lampung Timur 1 kasus, dan Lampung Utara 1 kasus.
"Dari 21 kasus konfirmasi positif, kasus baru 11 orang dan hasil tracing 10 orang," jelas Reihana dalam konferensi pers di Posko Covid-19, Sabtu (19/9/2020).
Dari 21 kasus baru tersebut, kata Reihana, ada tujuh orang yang tengah dirawat, 13 orang diisolasi mandiri, dan 1 orang meninggal dunia.
• VIDEO Kasus Covid-19 di Lampung Bertambah 7, Total Ada 694 Kasus
• Mimpi Bertemu Penusuknya, Syekh Ali Jaber Khawatirkan Alpin dan Ungkap Pesannya untuk Tersangka
• VIDEO Pengakuan Mantan Istri soal Nafkah dari Dory Harsa Setelah Cerai
Reihana membeberkan, kasus baru asal Bandar Lampung ada pasien nomor 704, 705, dan 706 yang merupakan hasil tracing dari pasien 675.
Mereka sedang menjalani isolasi mandiri.
Selanjutnya pasien 707 laki-laki (36 tahun), pasien 708 perempuan (38 tahun), dan pasien 709 perempuan (29 tahun) merupakan kasus baru dan sedang menjalani isolasi mandiri.
"Pasien 710 perempuan 1 tahun dari Bandar Lampung merupakan pasien baru dan pernah kontak dengan pasien Covid-19. Saat ini sedang menjalani isolasi mandiri," papar Reihana.
Kemudian pasien 711 juga dari Bandar Lampung, perempuan (43 tahun) kasus baru pernah kontak dengan pasien positif Covid-19 nomor 681.
Saat ini pasien sedang diisolasi mandiri.
Pasien 712 laki-laki (65 tahun) dari Bandar Lampung merupakan kontak tracing dari pasien baru karena bergejala sedang dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Bandar Lampung.
“Pasien 713 laki-laki (61 tahun) dari Bandar Lampung kasus baru. Tanggal 16 September 2020 dibawa ke rumah sakit pemerintah di Provinsi Lampung dengan keluhan demam, batuk, dan sesak napas,” kata Reihana.
Hasil rapid test reaktif dan langsung diambil swab.