Tribun Lampung Selatan
5 Desa di Tanjungsari, Lampung Selatan Akan Dapat Program Sikomandan
program Sikomandan merupakan reinkarnasi dari program Siwab yang sudah berjalan sejak tahun 2017 silam.
Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Reny Fitriani
Laporan Wartawan Tribunlampung.co.id Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN – Lima desa di Kecamatan Tanjungsari, akan mendapatkan program bantuan sapi dari program Sikomandan (Sapi, Kerbau Komuditas Andalan Dalam Negeri).
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lampung Selatan, Arsyad Husein mengatakan, program Sikomandan merupakan reinkarnasi dari program Siwab yang sudah berjalan sejak tahun 2017 silam.
Untuk program Sikomandan ini, kata dia, mulai dicanangkan pada tahun 2020 ini.
Untuk di Indonesia, program ini diberikan untuk 5 daerah.
Lampung Selatan menjadi satu-satunya daerah yang mendapatkan program untuk di Sumatera.
“Nantinya akan diberikan bantuan 1.000 ekor sapi. Dimana ada 500 ekor sapi betina dan 500 ekor sapi pejantan,” ujar Arsyad kepada Tribunlampung, Senin (21/9/2020).
Untuk di Lampung Selatan, lanjutnya, program ini akan diarahkan ke Kecamatan Tanjungsari yang memang selama ini dikenal sebagai daerah pengembangan ternak sapi berbasis petani/masyarakat.
Jenis sapi yang nantinya diberikan, kata Arsyad, jenis brahmancross.
Dimana akan ada 5 kelompok dair 5 desa di Kecamatan Tanjungsari yang akan menerima program Sikomandan ini.
“Nantinya setiap kelompok akan dapat 100 ekor pejantan dan 100 ekor betina,” ujar Arsyad.
Pelakasanaan program ini, lanjutnya, juga akan melibatkan berbagai pihak.
Termasuk kalangan akademis dari universitas Lampung (Unila), juga dari Kodim 0421 Lampung Selatan dan dari Jasindo.
Arah dari program pengembangan Sikomandan ini, kata Arsyad, menciptakan daerah kluster pengembangan budidaya peternakan sapi dan kerbau dengan pendekatan agribisnis.
“Jadi nantinya petani tidak hanya menjadi peternak. Tetapi sudah berorientasi pada usaha peternakan. Karena akan ada pemenuhan pakan, juga pengetahuan tentang pasar,” lanjut dirinya.
Pada tahap awal ini, ujar dirinya, para petani dari kelompok penerima program Sikomandan ini telah diberi pelatihan.
Rencananya untuk penyaluran ternaknya akan dilakukan pada akhir tahun ini.
“Untuk saat ini ternaknya memang belum disalurkan. Saat ini para petani dari kelompok penerima masih diberi bekal pelatihan terlebih dahulu,” ujar Arsyad. (Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pelatihan-bagi-petani-dari-kelompok-penerima-program-sikomandan.jpg)