Rumah Sakit Imanuel Lampung
Lina Agustina Jelaskan Apa yang Harus Dilakukan Ketika Seseorang Curiga Tertular Covid 19
Lina Agustina, S.Kep sebagai Tim PPI (Pencegahan dan Pengendalian Infeksi) Rumah Sakit Imanuel Way Halim menjelaskan apa saja yang harus dilakukan jik
Penulis: Advertorial Tribun Lampung | Editor: Advertorial Tribun Lampung
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, - Lina Agustina, S.Kep sebagai Tim PPI (Pencegahan dan Pengendalian Infeksi) Rumah Sakit Imanuel Way Halim menjelaskan apa saja yang harus dilakukan jika kita mencurigai diri kita sendiri tertular Covid-19.
Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan. Virus baru dan penyakit yang disebabkannya ini dikenal saat mulai mewabah di Wuhan, Tiongkok, bulan Desember 2019 lalu.
Covid-19 ini sekarang menjadi sebuah pandemi yang terjadi di banyak negara di seluruh dunia.
Gejala yang paling umum ditemukan adalah demam, batuk kering dan rasa lelah.
Gejala lainnya yang mungkin dialami beberapa orang yaitu rasa nyeri dan sakit, hidung tersumbat, sakit kepala, konjungtivitis, sakit tenggorokan, diare, kehilangan indera perasa atau penciuman, ditemukan ruam pada kulit, ataupun perubahan warna jari tangan atau kaki.
Gejala-gejala yang dialami biasanya bersifat ringan dan muncul secara bertahap. Beberapa orang menjadi terinfeksi tetapi hanya memiliki gejala ringan.
Siapapun dapat terinfeksi Covid-19 dan mengalami sakit yang serius. Ada sebagian orang yang terinfeksi mengalami sakit parah dan kesulitan bernapas.
Tetapi ada pula orang yang terinfeksi berhasil pulih tanpa perlu perawatan khusus.
Orang-orang lanjut usia (lansia) dan orang-orang dengan kondisi medis penyerta (komorbid), seperti memiliki tekanan darah tinggi, gangguan jantung dan paru-paru, diabetes, atau kanker, memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk mengalami sakit yang lebih serius.
Nah, jika Anda curiga tertular virus Covid-19 ini, apa yang harus dilakukan? Jika Anda mengalami gejala ringan, seperti batuk ringan atau demam ringan, secara umum tidak perlu mencari pertolongan medis.
Tetap di rumah, isolasi diri selama 14 hari, dan pantau gejala Anda.
Ikutilah panduan nasional tentang isolasi mandiri.
Namun, jika Anda tinggal di daerah dengan malaria atau demam berdarah, Anda tidak boleh mengabaikan gejala demam.
Segera cari pertolongan medis! Saat Anda pergi ke fasiltas kesehatan, kenakan masker, jaga jarak minimal 1,5 - 2 meter dari orang lain, dan jangan menyentuh permukaan benda dengan tangan Anda.
Jika yang mengalami sakit adalah anak Anda, bantulah anak Anda untuk mengikuti prosedur ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/rs-imanuello.jpg)