Tribun Bandar Lampung
Itera Kukuhkan 345 Wisudawan dan Wisudawati Secara Daring
Institut Teknologi Sumatera (Itera) mengukuhkan sebanyak 345 wisudawan dan wisudawati secara daring.
Penulis: Muhammad Hardiansyah Kusuma | Editor: Noval Andriansyah
"Untuk itu, hari ini untuk kedua kalinya Itera melangsungkan prosesi wisuda tanpa menghadirkan secara langsung para wisudawan, para orangtua atau wali, dan sivitas akademika Itera secara lengkap, tetapi tetap melangsungkan wisuda secara daring dengan memanfaatkan teknologi informasi,” ujar Prof Ofyar Z Tamin.
Lebih lanjut ia juga menyampaikan jika Institut Teknologi Sumatera lahir atas dasar kebutuhan tenaga engineer berkualitas di Indonesia.
Untuk itu para lulusan Itera diharapkan mampu memenuhi tuntutan tersebut.
“Jika sebelumnya saudara-saudara bersusah-payah hanya untuk meraih nilai terbaik, kini saudara dituntut untuk memaksimalkan kemampuan, potensi, dan keahlian yang didapat selama kuliah."
"Guna memajukan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera dan bangsa Indonesia pada umumnya,” kata Prof Ofyar Z Tamin.
Prof Ofyar juga berharap kepada para wisudawan dapat kembali ke kampung halaman masing-masing, untuk membangun daerah dengan keilmuan yang dimiliki dan inovasi yang bisa dilakukan.
“Saya tekankan, saudara harus mampu berpikir out of the box untuk menjadi kreatif. Jangan pernah menyerah dalam berinovasi," tutur Prof Ofyar Z Tamin.
"Sebagai lulusan perguruan tinggi yang fokus di bidang sains dan teknologi, saudara-saudara harus berinovasi guna menciptakan teknologi baru atau memberikan masukkan sesuai bidang keilmuwan yang dapat menjadi solusi atas permasalahan-permasalahan di setiap sendi kehidupan masyarakat," sambung Prof Ofyar Z Tamin.
Menurutnya jika hal tersebut dilaksanakan dengan serius, ditambah kemampuan hardskill dan softskill yang mumpuni.
Maka ia optimistis lulusan Institut Teknologi Sumatera tidak hanya sukses di dunia kerja tetapi juga kelak mampu membuka lapangan kerja.
Sementara Nidiisah Nurul Inayah wisudawati terbaik II mengatakan dirinya tidak menyangka akan mendapat sebagai salah satu wisudawati terbaik kedua.
Yang jelas dirinya sangat bersyukur atas predikat yang disandang tersebut.
"Dan saya berterimakasih kepada Allah SWT, dan juga kepada orangtua saya yang sudah mendukung sehingga mendapatkan predikat tersebut."
"Rasanya usaha yang telah saya lakukan selama kuliah terbayarkan dengan predikat yang saya terima kali ini," kata Nidisiah Nurul Inayah.
Lebih lanjut ke depan ia ingin melanjutkan studi kembali ke jenjang yang lebih tinggi.
Namun ia masih bingung terkait kampus mana yang akan menjadi tempat untuk ia melanjutkan pendidikan ke jenjang Strata-2.
Sementara ia mengatakan kedua orangtua nya turut senang dan bangga terhadap prestasi yang ia dapatkan tersebut.
(Tribunlampung.co.id/M Hardiansyah Kusuma)