Muridnya Tak Punya Ponsel Belajar Daring, Seorang Guru Terpaksa Pakai Nampan untuk Jadi Papan Tulis

Guru bernama Susilawati tersebut mengaku sang murid kesulitan memahami jika hanya dijelaskan secara lisan.

Editor: Romi Rinando
TRIBUN TIMUR/SAMSUL BAHRI
Guru SDN 131 Manyollong, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Susilawati, menggunakan baki atau nampan alumunium sebagai papan tulis saat mengajar muridnya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID- Pembelajaraan daring ternyata masih menimbulkan masalah.

Pasalnya masih banyak siswa-siswa yang tidak semuanya memiliki handphone 

Seperti halnya terjadi di Sulawesi Selatan.

Seorang guru menggunakan nampan alumunium sebagai pengganti papan tulis untuk mengajar muridnya.

Guru tersebut mengunjungi muridnya setiap hari.

Guru bernama Susilawati tersebut mengaku sang murid kesulitan memahami jika hanya dijelaskan secara lisan.

Susilawati merupakan guru SDN 131 Manyollong, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Guru ajar murid pakai nampan alumunium sebagai ganti papan tulis
Guru SDN 131 Manyollong, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Susilawati, menggunakan baki atau nampan alumunium sebagai papan tulis saat mengajar muridnya.

Itera Kukuhkan 345 Wisudawan dan Wisudawati Secara Daring

Berbekal Peralatan Lengkap, Latihan Olah Strategi Serdik Lemdiklat Polri Berlangsung Daring

Ratusan Calon Wisudawan IIB Darmajaya Lampung Ikuti Seminar Daring Pelatihan Softskill

 

Di tengah pandemi corona ini, ia aktif mengunjungi rumah muridnya untuk mengajar langsung.

Kondisi memaksa ia menggunakan baki milik orang tua muridnya tak ada papan tulis.

Kunjungan ke rumah murid dilakukannya karena tidak semua muridnya memiliki smartphone atau memiliki jaringan internet.

Setiap harinya ia mengunjungi rumah muridnya dengan mengumpulkan beberapa orang di teras rumah warga.

Ia menceritakan bahwa terpaksa meminjam baki milik muridnya sebagai pengganti papan tulis.

Sebab jika mengajar lisan susah dipahami oleh para muridnya.

Untuk memudahkan muridnya memahami materi pelajaran yang ia berikan maka Susilawati gunakan baki sebagai media papan tulis.

Awalnya Susilawati mencoba menulis melalui baki di rumahnya dengan menguji tinta spidol. Lalu hapusnya kembali menulis.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved