Tribun Metro
Sampaikan Duka Cita, Wakil Wali Kota Djohan Sambangi Rumah Korban Tenggelam di Metro
Wakil Wali Kota Metro Djohan menyambangi rumah korban tenggelam di Yosorejo, Metro Timur, Senin (5/10/2020).
Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Indra Simanjuntak
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Wakil Wali Kota Metro Djohan menyambangi rumah korban tenggelam di Yosorejo, Metro Timur, Senin (5/10/2020).
Kedatangan Djohan untuk memberi semangat kepada keluarga korban yang tenggelam di saluran irigasi Minggu (4/10/2020) lalu.
ZHD, bocah perempuan 10 tahun, meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Ahmad Yani Metro.
"Saya turut berbela sungkawa atas kejadian yang menimpa almarhum dan keluarga. Semoga diberi kekuatan ketabahan, dan korban diterima amal baiknya di sisi Allah SWT," ujar Djohan.
Selain Djohan, manajemen Rumah Sakit Islam Metro juga berkunjung ke rumah almarhumah ZHD sebagai bentuk dukacita kepada keluarga yang ditinggalkan.
Selain itu, mereka memberikan klarifikasi terkait insiden dugaan penolakan pasien di IGD RSI Metro.
• Minta Maaf, Direktur RSI Metro Akan Tindak Tegas Pegawai yang Tolak Pasien Tenggelam
• Dituding Tolak Pasien Tenggelam hingga Meninggal Dunia, RSI Metro Beri Penjelasan
"Ini miskomunikasi. Bukan kami mengabaikan pasien dan bukan tidak ada dokter jaga. Tapi karena ruang masih disterilkan. Sekali lagi, kami mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa keluarga korban," kata Direktur RSI Amelius Ramli.
Amelius Ramli meminta maaf kepada keluarga pasien atas insiden itu.
Namun, ia memastikan peristiwa itu terjadi tanpa ada unsur kesengajaan. (Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak)