Penanganan Covid

Rumah Singgah Covid-19 di Pringsewu Kosong, Pasien Sudah Pulang Sejak Senin

Kondisi rumah singgah Covid-19 di Kabupaten Pringsewu kosong, Selasa, 6 Oktober 2020.

Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan C
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pringsewu dr Nofli Yurni didampingi Kadiskominfo Pringsewu Samsir Kasim memberikan keterangan pers terkait bertambahnya pasien Covid-19 Pringsewu menjadi 13 orang, Selasa (8/9/2020). Rumah Singgah Covid-19 di Pringsewu Kosong, Pasien Sudah Pulang Sejak Senin. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id R Didik Budiawan C

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Kondisi rumah singgah Covid-19 di Kabupaten Pringsewu kosong, Selasa, 6 Oktober 2020.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pringsewu dr Nofli Yurni mengatakan, kekosongan tersebut lantaran pasien Covid-19 yang mendapat perawatan isolasi sudah pulang.

Terakhir pasien yang menempati rumah singgah tersebut adalah berasal dari Palembang, inisial F.

"Pulang kemarin (Senin) sekira pukul 09.00 WIB," ungkap Nofli Yurni, Selasa (6/10/2020).

Sedangkan pasien 19 yang belum selesai isolasi, kata Nofli Yurni, menjalani perawatan di rumah sendiri.

Oknum Kasubbag Disdukcapil Pringsewu Pesta Sabu, DPRD Sebut Kecolongan

Alami Kelumpuhan, Pengrajin Perabotan Rumah Tangga di Pringsewu Dapat Bantuan Kursi Roda

Pasien 19 merupakan balita usia 2,7 tahun, yang tak lain adalah anak dari pasien inisial F.

Nofli mengungkapkan, bila kasus Covid-19 di Kabupaten Pringsewu sebanyak 19 kasus.

Jumlah itu yang terdata sejak Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pringsewu merilis kasus terakhir pada 30 September 2020.

Perawatan isolasi mandiri tersebut, menurut Nofli, karena tidak ada gejala klinis.

Setelah menjalani isolasi selama 14 hari atau 16 hari pasien tersebut sudah aman.

Meskipun ketika dilakukan swab, hasilnya masih terkonfirmasi positif.

"Cuma kan sudah nggak infeksius, kan gejala klinis sudah tidak ada," tutur Nofli Yurni.

Kendati begitu, menurut dia, tetap wajib menjalankan protokol kesehatan.

Terpenting mengenakan masker, dan jaga jarak.

Oleh karena itu, Nofli mengatakan, bila pasien yang telah selesai isolasi tidak dilakukan swab kembali.

Catatan Redaksi:

Bersama lawan virus corona.

Tribunlampung.co.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3 M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak)

(Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan C)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved