Berita Nasional
Sekeluarga Ditemukan Tewas di Gudang Gas di Siantar Barat
Sekeluarga ditemukan tewas di gudang gas. Kelima orang tersebut merupakan korban tewas dalam kebakaran gudang gas.
Keluarga menunggu di rumah para tetangga hingga satu persatu jenazah diangkut menggunakan mobil BPBD Pematangsiantar.

Kenang Istri dan Anak-anaknya
Hendra Kie sendiri saat diwawancarai wartawan di Yayasan Bakti Kesejahteraan Sosial Balai Persemayaman di Jalan Tjokroaminoto Pematangsiantar, menyampaikan ketiga anaknya akan dikremasi siang ini.
"Kalau anak-anak, rencananya akan dimakamkan siang ini, sekitar Pukul 14.00 WIB siang. Kalau bapak sama istri saya, kurang tahu. Nanti menunggu keputusan keluarga," ujarnya saat ditemui wartawan.
Hendra Kie menyampaikan, anggota keluarganya tinggal di lantai dua bangunan gudang. Lantai dasar sendiri menyimpan, menjualbelikan gas berbagai ukuran.
"Saat itu ada gas yang berisi dan nggak berisi. Kalau tinggalnya kami biasa di lantai dua," ujar Hendra.
Ia menuturkan saban hari, istrinya, Yanti Yang yang menjadi petugas kasir pada usaha yang dirintisnya beberapa tahun lalu.

"Istri saya juga yang mengantar jemput anak-anak kalau pergi dan pulang les," kenangnya.
Pria yang kehilangan ayah serta istri dan tigsa anak ini mengaku tidak berada di rumah saat peristiwa. Informasi kebakaran itu didapatnya dari kerabat, dan kemudian ia langsung bergegas ke lokasi kejadian.
Dengan wajah pucat dan suara parau, Hendra merasa sangat terpukul atas kejadian yang menimpa keluarganya itu.
"Kalau bisa aku menggantikan mereka. Sakit kalilah itu," ucapnya.(alj/tri bun-medan.com)
Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Lima Orang Sekeluarga Tewas dalam Kebakaran Gudang Gas di Siantar