Surat Alquran
Bacaan Surat An Nazi'at Bahasa Arab, Latin dan Artinya
Surat An Nazi'at termasuk dalam surat Makkiyah, yaitu surat yang turun di Mekkah.
Penulis: Wakos Reza Gautama | Editor: wakos reza gautama
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Berikut ini kami sajikan bacaan Surat An Nazi'at di dalam Alquran.
Surat An Nazi'at adalah surat ke-79 di dalam Alquran.
Surat An Nazi'at terdiri dari 46 ayat.
Surat An Nazi'at termasuk dalam surat Makkiyah, yaitu surat yang turun di Mekkah.
Berikut ini kami sajikan bacaan surat An Nazi'at dilengkapi bahasa Latin dan artinya.
Surat An Nazi'at
Baca juga: Bacaan Surat An Naba, Surat Pendek ke-78 Alquran
1. وَالنّٰزِعٰتِ غَرْقًا
wannaazi’aati ghorqoo
Artinya: Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras.
2. وَالنّٰشِطٰتِ نَشْطًا
wannaasyithooti nasythoo
Artinya: Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah lembut
3. وَالسّٰبِحٰتِ سَبْحًا
wassaabihaati sabhaa
Artinya: Demi (malaikat) yang turun dari langit dengan cepat
4. فَالسّٰبِقٰتِ سَبْقًا
fassaabiqooti sabqoo
Artinya: dan (malaikat) yang mendahului dengan kencang
5. فَالْمُدَبِّرٰتِ أَمْرًا
falmudabbirooti amroo
Artinya: dan (malaikat) yang mengatur urusan (dunia)
6. يَوْمَ تَرْجُفُ الرَّاجِفَةُ
yauma tarjufur roojifah
Artinya: (Sungguh, kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama mengguncangkan alam
7. تَتْبَعُهَا الرَّادِفَةُ
tatba’uhaar roodifah
Artinya: (tiupan pertama) itu diiringi oleh tiupan kedua
8. قُلُوْبٌ يَوْمَئِذٍ وَاجِفَةٌ
quluubuy yauma-idziw waajifah
Artinya: Hati manusia pada waktu itu merasa sangat takut
9. أَبْصٰرُهَا خٰشِعَةٌ
abshooruhaa khoosyi’ah
Artinya: pandangannya tunduk.
10. يَقُوْلُوْنَ ءَاِنَّا لَمَرْدُوْدُوْنَ فِى الْحَافِرَةِ
yaquuluuna a-innaa lamarduuduuna fil haafiroh
Artinya: (Orang-orang kafir) berkata, “Apakah kita benar-benar akan dikembalikan kepada kehidupan yang semula?
11. ءَاِذَا كُنَّا عِظٰمًا نَّخِرَةً
a-idzaa kunnaa ‘idzooman nakhiroh
Artinya: Apakah (akan dibangkitkan juga) apabila kita telah menjadi tulang-belulang yang hancur?
12. قَالُوا۟ تِلْكَ إِذًا كَرَّةٌ خَاسِرَةٌ
qooluu tilka idzaa karrotun khoosiroh
Artinya: Mereka berkata, “Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan
13. فَإِنَّمَا هِىَ زَجْرَةٌ وٰحِدَةٌ
fa-innamaa hiya zajrotuw waahidah
Artinya: Maka pengembalian itu hanyalah dengan sekali tiupan saja
14. فَإِذَا هُمْ بِالسَّاهِرَةِ
fa-idzaa humm bissaahiroh
Artinya: Maka seketika itu mereka hidup kembali di bumi (yang baru)
15. هَلْ اَتٰىكَ حَدِيْثُ مُوْسٰىۘ
hal ataaka hadiitsu muusaa
Artinya: Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) kisah Musa?
16. اِذْ نَادٰىهُ رَبُّهٗ بِالْوَادِ الْمُقَدَّسِ طُوًىۚ
idz naadaahu robbuhuu bilwaadil muqoddasi thuwaa
Artinya: Ketika Tuhan memanggilnya (Musa) ke lembah suci yaitu Lembah Tuwa
17. اِذْهَبْ اِلٰى فِرْعَوْنَ اِنَّهٗ طَغٰىۖ
idzhab ilaa fir’auna innahuu thoghoo
Artinya: pergilah engkau kepada Fir’aun! Sesungguhnya dia telah melampaui batas
18. فَقُلْ هَلْ لَّكَ اِلٰٓى اَنْ تَزَكّٰىۙ
faqul hallaka ilaa angtazakkaa
Artinya: maka katakanlah (kepada Fir’aun), “Adakah keinginanmu untuk membersihkan diri (dari kesesatan)
19. وَاَهْدِيَكَ اِلٰى رَبِّكَ فَتَخْشٰىۚ
wa-ahdiyaka ilaa robbika fatakhsyaa
Artinya: dan engkau akan kupimpin kejalan Tuhanmu agar engkau takut kepada-Nya?
20. فَاَرٰىهُ الْاٰيَةَ الْكُبْرٰىۖ
fa-aroohul aayatal kubroo
Artinya: Lalu (Musa) memperlihatkan kepadanya mukjizat yang besar
21. فَكَذَّبَ وَعَصٰىۖ
fakadzdzaba wa’ashoo
Artinya: Tetapi dia (Fir’aun) mendustakan dan mendurhakai
22. ثُمَّ اَدْبَرَ يَسْعٰىۖ
tsumma adbaro yas’aa
Artinya: Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang (Musa)
23. فَحَشَرَ فَنَادٰىۖ
fahasyaro fanaadaa
Artinya: Kemudian dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru (memanggil kaumnya)
24. فَقَالَ اَنَا۠ رَبُّكُمُ الْاَعْلٰىۖ
faqoola ana robbukumul a’laa
Artinya: (Seraya) berkata, “Akulah tuhanmu yang paling tinggi.
25. فَاَخَذَهُ اللّٰهُ نَكَالَ الْاٰخِرَةِ وَالْاُوْلٰىۗ
a-akhodzahulloohu nakaalal aakhiroti wal uulaa
Artinya: Maka Allah menghukumnya dengan azab di akhirat dan siksaan di dunia
26. إِنَّ فِى ذٰلِكَ لَعِبْرَةً لِّمَنْ يَّخْشٰى
inna fii dzaalika la’ibrotal limay yakhsyaa
Artinya: Sungguh, pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut (kepada Allah)
27. ءَاَنْتُمْ اَشَدُّ خَلْقًا اَمِ السَّمَاۤءُ ۚ بَنٰىهَاۗ
a-angtum asyaddu kholqon amissamaa-u banaahaa
Artinya: Apakah penciptaan kamu yang lebih hebat ataukah langit yang telah dibangun-Nya?
28. رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوّٰىهَاۙ
rofa’a samkahaa fasawwaahaa
Artinya: Dia telah meninggikan bangunanannya lalu menyempurnakannya
29. وَاَغْطَشَ لَيْلَهَا وَاَخْرَجَ ضُحٰىهَاۖ
wa-aghthosya lailahaa wa-akhroja dhuhaahaa
Artinya: dan Dia menjadikan malamnya (gelap gulita), dan menjadikan siangnya (terang benderang)
30. وَالْاَرْضَ بَعْدَ ذٰلِكَ دَحٰىهَاۗ
wal ardho ba’da dzaalika dahaahaa
Artinya: Dan setelah itu bumi Dia hamparkan
31. اَخْرَجَ مِنْهَا مَاۤءَهَا وَمَرْعٰىهَاۖ
akhroja minhaa maa-ahaa wamar’aahaa
Artinya: Darinya Dia pancarkan mata air, dan (ditumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya
32. وَالْجِبَالَ اَرْسٰىهَاۙ
wal jibaala arsaahaa
Artinya: Dan gunung-gunung Dia pancangkan dengan teguh
33. مَتَاعًا لَّكُمْ وَلِاَنْعَامِكُمْۗ
mataa’al lakum wali-an ‘aamikum
Artinya: (Semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk hewan-hewan ternakmu.
34. فَاِذَا جَاۤءَتِ الطَّاۤمَّةُ الْكُبْرٰىۖ
fa-idzaa jaa-atith thoommatul kubroo
Artinya: Maka apabila malapetaka besar (hari kiamat) telah datang
35. يَوْمَ يَتَذَكَّرُ الْاِنْسَانُ مَا سَعٰىۙ
yauma yatadzakkarul ingsaanu maa sa’aa
Artinya: yaitu pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya
36. وَبُرِّزَتِ الْجَحِيْمُ لِمَنْ يَّرٰى
waburrizatil jahiimu limay yaroo
Artinya: dan neraka diperlihatkan dengan jelas kepada setiap orang yang melihat
37. فَاَمَّا مَنْ طَغٰىۖ
fa-ammaa man thoghoo
Artinya: Maka ada pun orang yang melampaui batas
38. وَاٰثَرَ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَاۙ
wa-aatsarol hayaatad dun-yaa
Artinya: dan lebih mengutamakan kehidupan dunia
39. فَاِنَّ الْجَحِيْمَ هِيَ الْمَأْوٰىۗ
fa-innal jahiima hiyal ma’waa
Artinya: maka sungguh, nerakalah tempat tinggalnya
40. وَاَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهٖ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوٰىۙ
wa-ammaa man khoofa maqooma robbihii wanahannafsa ‘anil hawaa
Artinya: Dan ada pun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari (keinginan) hawa nafsunya
41. فَاِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوٰىۗ
fa-innal jannata hiyal ma’waa
Artinya: maka sungguh, surgalah tempat tinggal(nya)
42. يَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ السَّاعَةِ اَيَّانَ مُرْسٰىهَاۗ
yas-aluunaka ‘anissaa’ati ayyaana mursaahaa
Artinya: Mereka (orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari kiamat, “Kapankah terjadinya?
43. فِيْمَ اَنْتَ مِنْ ذِكْرٰىهَاۗ
fiima anta min dzikroohaa
Artinya: Untuk apa engkau perlu menyebutkannya (waktunya)?
44. اِلٰى رَبِّكَ مُنْتَهٰىهَاۗ
ilaa robbika muntahaahaa
Artinya: Kepada Tuhanmulah (dikembalikan) kesudahannya (ketentuan waktunya)
45. اِنَّمَآ اَنْتَ مُنْذِرُ مَنْ يَّخْشٰىهَاۗ
innamaa anta mungdziru mayyakhsyaahaa
Artinya: Engkau (Muhammad) hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya (hari kiamat)
46. كَاَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوْٓا اِلَّا عَشِيَّةً اَوْ ضُحٰىهَا
ka-annahum yauma yaraunahaa lam yalbatsuu illaa ‘asyiyyatan au dhuhaahaa
Artinya: Pada hari ketika mereka melihat hari kiamat itu (karena suasananya hebat), mereka merasa seakan-akan hanya (sebentar saja) tinggal (di dunia) pada waktu sore atau pagi hari.
Itu lah bacaan surat An Nazi'at dalam bahasa Arab, latin dan artinya.
(Tribunlampung.co.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/itikaf.jpg)