Tribun Pringsewu
Program Keserasian Sosial Pringsewu Pacu Swadaya Rabat Beton 129 Meter
Pemerintah Kabupaten Pringsewu meresmikan bangunan hasil kegiatan fisik Forum Keserasian Sosial, Kamis, 15 Oktober 2020.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Noval Andriansyah
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id R Didik Budiawan C
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Pemerintah Kabupaten Pringsewu meresmikan bangunan hasil kegiatan fisik Forum Keserasian Sosial, Kamis, 15 Oktober 2020.
Bangunan fisik tersebut berupa tugu keserasian sosial, dan rabat beton sepanjang 268 meter.
Sejumlah 129 meter di antaranya hasil swadaya masyarakat.
Asisten II Ekobang Sekretariat Pemkab Pringsewu Jhondrawardi mewakili Bupati Pringsewu Sujadi secara simbolis meresmikan bangunan tersebut.
Jhondrawardi didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Pringsewu Bambang Suharmanu, dan Ketua Komisi I DPRD Pringsewu Sagang Nainggolan.
Baca juga: Pemkab Pringsewu Mulai Bahas Hasil Rekruitmen P3K 2019 dengan Kemenpan RB
Baca juga: Siapkan Rp 20 Miliar untuk Bayar Gaji 13 PNS, Pemkab Pringsewu Tunggu Edaran Kemenkeu
Jhondrawardi berharap dengan adanya Program Keserasian Sosial yang bersumber dari Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Kementerian Sosial RI tahun 2020 ini bisa meminimalisir kemungkinan terjadinya konflik sosial.
"Semoga bisa memelihara kondisi damai dalam masyarakat dan mengembangkan sistem penyelesaian perselisihan secara damai, meredam potensi konflik dan membangun sistem peringatan dini konflik sosial melalui Forum Keserasian Sosial," ungkap Jhondrawardi, Kamis.
Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan dialog yang mengangkat tema 'Menjaga dan Merawat Kebhinekaan Bangsa Indonesia dalam Bingkai NKRI'.
Dialog diselenggarakan di Balai Pekon Sukoharjo I Kecamatan Sukoharjo dengan menghadirkan narasumber dari Paguyuban Sosial Masyarakat Tionghoa Indonesia Pringsewu, GP Ansor Pringsewu, dan PERADAH Indonesia Pringsewu.
Kepala Dinas Sosial Pringsewu Bambang Suharmanu mengapresiasi semangat masyarakat yang sangat tinggi dalam menyambut program tersebut.
Semangat itu ditunjukkan dengan adanya keikutsertaan masyarakat dalam membangun rela gotongroyong dan swadaya.
Akhirnya program keserasian sosial tersebut memacu masyarakat untuk ikut membangun di wilayahnya.
(Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan C)