Tribun Pringsewu
Kisah Relawan Asal Pringsewu di RSD Wisma Atlet Kemayoran, Tak Takut Terinfeksi Namun Tetap Waspada
Albi tergabung sebagai relawan di Wisma Atlet sejak 6 Oktober 2020.Ia bertugas membantu perawat memonitor perkembangan kondisi pasien Covid-19.
Selama delapan jam itu pula Albi dilarang keras membuka APD.
Sehingga selama bertugas, Albi tidak minum dan tidak makan.
Bahkan tidak buang air kecil dan tidak buang air besar.
Albi bisa menjadi relawan di RSD Wisma Atlet lantaran mendaftar melalui Forum Human Capital Indonesia (FHCI) sejak September 2020.
"Begitu daftar, Alhamdulillah langsung diterima," ujar sarjana Keperawatan Universitas Mitra Indonesia ini.
Akan tetapi Albi tidak langsung mengambil tawaran tersebut dikarenakan kabar untuk penjadwalan MCU (Medical Check Up) terlalu cepat.
Itu mengingat jarak Lampung ke Jakarta cukup jauh.
Albi mendapat kabar untuk melakukan MCU sampai empat kali.
Namun belum bisa datang ke RSD Wisma Atlet untuk dilakukan MCU.
Pada saat itu, Albi sedang fokus menjadi relawan di BPBD Kabupaten Pringsewu.
Akhirnya, Albi memenuhi panggilan yang kelima kalinya, 6 Oktober 2020.
Albi yang datang ke Wisma Atlet mengikuti serangkaian tes awal relawan.
Seperti seleksi sertifikasi, izin keluarga, medical check up, dan rapid test Corona.
Sampai saat ini, Albi mengaku masih betah sebagai relawan di RSD Wisma Atlet, Kemayoran.
Karena kegiatan relawan itu dirasa cocok bagi dirinya, peduli kepada sesama.