Berita Nasional
2 Pendaki Berfoto Tak Senonoh di Gunung Gede Pangrango, Pengelola Lapor Polisi
pengelola Gunung Gede Pangrango telah melaporkan kejadian itu ke polisi dan meminta pelaku meminta maaf.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Viral foto tak senonoh dua pendaki di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Jawa Barat.
Pihak pengelola Gunung Gede Pangrango telah melaporkan kejadian itu ke polisi dan meminta pelaku meminta maaf.
Warganet dibuat heboh dengan beredarnya foto tak senonoh dua pendaki di Alun-alun Suryakancana Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
Padahal, kawasan tersebut dianggap warga sekitar sebagai kawasan sakral.
Pelaku juga melanggar peraturan pendakian di Gunung Gede Pangrango.
Berikut ini fakta-fakta pendaki berfoto tak senonoh di Gunung Gede Pangrango.
Baca juga: Viral Kakek 71 Tahun Nikahi Gadis 18 Tahun, Seserahannya Jadi Sorotan
Baca juga: Wanita Kerabat Jokowi di Sukoharjo Meninggal Dibunuh dan Dibakar, Pelaku Tak Mau Bayar Utang
1. Melanggar aturan
Kepala Balai Besar TNGGP Wahju Rudianto menjelaskan, kawasan alun-alun tersebut dianggap sakral bagi masyarakat di sekitar TNGGP.
Aksi kedua pendaki tersebut juga tidak sesuai dengan peraturan pendakian di Gunung Gede.
"Dalam SOP pendakian, pendaki dilarang melakukan perbuatan yang melanggar kesopanan, perbuatan yang meresahkan, perbuatan tidak menyenangkan, perbuatan asusila atau perbuatan lain yang sejenis," tutur Wahju seperti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (22/10/2020).

2. Lokasi sakral
Selain itu, menurut Wahju, kawasan alun-alun Suryakencana dianggap sakral bagi warga Jawa Barat, apalagi Cianjur.
"Lokasi tersebut dianggap sakral bagi masyarakat Jawa Barat, khususnya Cianjur," ujar dia.
Sementara itu, pihak pengelola memastikan telah melaporkan kejadian itu ke aparat kepolisian.
"Hari ini kami sudah melakukan koordinasi dan konsultasi dengan pihak Reskim Polres Cianjur.