Tribun Bandar Lampung
BPBD Bandar Lampung Siaga 24 Jam Atasi Bencana di Musim Penghujan
Pihaknya juga bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Lingkungan Hidup terus mengoptimalkan sistem drainase di Kota Tapis Berseri.
Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id V Soma Ferrer
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung Syamsul Rahman mengatakan pihaknya terus meminimalisir terjadinya dampak bencana akibat musim penghujan tahun ini.
Dirunutnya, upaya peminimalisiran itu mencakup perawatan armada dan penyiagaan personel.
"Kita siaga 24 jam selalu siaga pada musim penghujan ini," kata dia, Jumat (23/10/2020).
"Baik itu perihal genangan air, banjir, tanah longsor dan pohon tumbang," sebutnya.
Ia mengaku, pihaknya juga bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Lingkungan Hidup terus mengoptimalkan sistem drainase di Kota Tapis Berseri.
Baca juga: Herman HN Instruksikan Dinas PU, DLH dan BPBD Segera Revitalisasi Drainase, Antisipasi Banjir
Baca juga: Mulai Senin Masuk Bandar Lampung Wajib Rapid Test, Pemkot Jaga 2 Pintu Masuk Kota
"Setiap hari kita bersama DPU dan DLH ngerjakan drainase sungai," akunya.
Menurutnya, beberapa titik drainase yang tersumbat disebabkan akan adanya sumbatan sampah dan memenuhnya sedimen.
"Rata-rata tersumbat karena sampah dan sedimennya penuh," jelasnya.
Diwawancara terpisah, Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Bandar Lampung Sutarno mengatakan sebanyak 216 personel BPBD menyiagakan diri dalam penanggulangan bencana di musim pancaroba hingga penghujan tahun ini.
"216 orang terbagi tiga pleton, dimana masing-masing pleton berjumlah 72 orang," sebut Sutarno.
Untuk diketahui saat ini BPBD kota setempat memiliki 13 unit mobil pemadam kebakaran, 8 unit mobil suply dan 1 unit serbaguna. (Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer)