Kasus Corona di Bandar Lampung
Klaster Covid-19 di Bandar Lampung Merembet ke Tenaga Kesehatan
Terbaru, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandar Lampung memfokuskan penanganan pada sektor fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan (nakes).
Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id V Soma Ferrer
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Riwayat cluster persebaran Covid-19 di Bandar Lampung terus meluas.
Terbaru, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandar Lampung memfokuskan penanganan pada sektor fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan (nakes).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Edwin Rusli menyebut terdapat sejumlah tenaga kesehatan di kota setempat yang menjadi pasien konfirmasi aktif Covid-19.
"Kemarin (Kamis, 23/2/10/2020) ada tambahan 4 orang yang positif covid-19 di Puskesmas Rajabasa," kata Edwin Rusli, Jumat (23/10/2020).
"Sehingga Total ada sembilan nakes yang terkonfirmasi di lingkungan sana," lanjut dia.
Baca juga: Bandar Lampung Zona Merah, Kadiskes Sebut Kasus Didominasi Sektor Perbankan
Baca juga: Mulai Senin Masuk Bandar Lampung Wajib Rapid Test, Pemkot Jaga 2 Pintu Masuk Kota
"Spesifiknya, dua bidan, dua perawat dan lima survelian," sambungnya.
Bahkan, ia mengaku terdapat pula nakes yang berhasil menyebarkan virus serupa pada lingkungan keluarganya.
"Dari empat nakes yang bertambah kemaren, ada satu yang seorang keluarganya ikut tertular," jelasnya.
Ia juga melanjutkan angka tersebut belum termasuk pasien nakes yang telah usai menjalani isolasi.
"RS Abdul Moeloek, A Dadi Tjokrodipo, Advent, Imanuel udah banyak," sebut dia.
Sebagai informasi, saat ini Bandar Lampung berstatus Zona Merah Persebaran Covid-19. Artinya, persebaran covid-19 di daerah tersebut berstatus memiliki potensi yang tinggi. (Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ruang-isolasi-covid-19-rs-di-bandar-lampung-dekati-batas-maksimal-berikut-solusi-pemkot.jpg)