Breaking News:

Tribun Bandar Lampung

Satgas Covid-19 Siapkan 5.000 Alat Rapid Test untuk Periksa Warga yang Masuk Bandar Lampung

Satgas Covid-19 bakal memeriksa semua warga baik dari Lampung maupun luar Lampung yang hendak masuk Kota Bandar Lampung di momen libur panjang.

Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandar Lampung Ahmad Nurizki Erwandi. Satgas Covid-19 Siapkan 5.000 Alat Rapid Test untuk Periksa Warga yang Masuk Bandar Lampung. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Sulis Setia Markhamah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemkot Bandar Lampung melalui Satgas Covid-19 bakal memeriksa semua warga baik dari Lampung maupun luar Lampung yang hendak masuk Kota Bandar Lampung di momen libur panjang.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Bandar Lampung Ahmad Nurizki Erwandi mengungkapkan, pemeriksaan tidak hanya dikhususkan bagi warga pengguna plat B atau BG saja namun seluruhnya termasuk pengendara roda dua dari luar Kota Tapis Berseri.

"Semua yang melintas di dua titik itu (posko perbatasan Hajimena, Lampung Selatan-Rajabasa, Bandar Lampung atau Bundaran Raden Intan dan posko exit tol Trans Sumatera di Sukarame) kita periksa," ungkap Ahmad Nurizki Erwandi saat dikonfirmasi Tribunlampung.co.id melalui sambungan telepon, Sabtu (24/10/2020) petang.

Pemeriksaan membutuhkan waktu sekitar 2 atau 3 menit dan menurutnya saat terjadi penumpukan jumlah kendaraan nantinya adalah hal yang wajar daripada membiarkan orang luar Bandar Lampung masuk tanpa rapid test.

"Wajarlah suruh berhenti dulu kita periksa ambil (butuh waktu) 2 atau 3 menit, termasuk pengendara bermotor juga diperiksa."

Baca juga: Masuk Bandar Lampung, Lansia dan Anak-anak Wajib Rapid Test, Pemkot Antisipasi Lonjakan Kasus Covid

Baca juga: Wali Kota Bandar Lampung Herman HN Teriak-teriak di Pinggir Jalan Ingatkan Warga Pakai Masker

"Lebih baik berhenti beberapa menit atau kena Covid se-Kota Bandar Lampung?" ujar Ahmad Nurizki Erwandi.

Alat rapid test yang disediakan sendiri sebanyak 5 ribu dan belum ada rencana melakukan penambahan.

"Belum ada penambahan, mudah-mudahan cukup," kata Ahmad Nurizki Erwandi.

Mengenai permintaan satgas Covid-19 Provinsi Lampung yang meminta Pemerintah Kota meninjau kembali kebijakan dibukanya bioskop, diakuinya surat izin sebenarnya diberikan jauh hari sebelum penetapan status Bandar Lampung sebagai zona merah.

Halaman
123
Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved