Tak Terima Emmanuel Macron Dihina Presiden Erdogan, Perancis Panggil Duta Besarnya dari Turki

Kampanye Macron untuk mempertahankan nilai-nilai tersebut, telah dimulai sebelum tragedi pembunuhan guru itu, yang kemudian Erdogan menanyakan dalam p

Editor: Romi Rinando
 AFP/POOL/LUDOVIC MARIN
Tak Terima Emmanuel Macron Dihina Presiden Erdogan, Perancis Panggil Duta Besarnya dari Turki 

Pada 2015, 12 orang tewas dalam serangan di kantor majalah satir Perancis, Charlie Hebdo. Kantor publikasi tersebut menjadi sasaran para ekstremis karena menerbitkan kartun Nabi Muhammad.

Awal Oktober, Macron menggambarkan Islam sebagai agama "dalam krisis," dan mengumumkan rencana untuk membentuk undang-undang yang lebih ketat untuk menangani apa yang disebutnya sebagai "separatisme Islam" di Perancis.

Dia mengatakan minoritas dari perkiraan 6 juta Muslim Perancis berada dalam bahaya membentuk "masyarakat tandingan".

Beberapa komunitas Muslim terbesar di Eropa Barat menuduh Macron berusaha menekan agama mereka dan mengatakan kampanyenya berisiko melegitimasi Islamofobia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Terima Dihina Turki, Perancis Panggil Duta Besarnya"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved