Berita Nasional
Kondisi Balita yang Dianiaya Paman-Bibi, Kelamin Bengkak dan Perut Mengeras
Kondisi balita yang dihajar paman dan bibi memilukan. Perut bagian bawah merah dan mengeras.
Menurut Yasir, karena terlalu sering dianiaya, balita tersebut mengalami fobia dan sering meminta maaf.
"Memang dia sedikit fobia. Dikit-dikit minta maaf. 'Minta maaf ya Om, minta maaf ya Om. Gitu lah. Kalau komunikasi oke, lancar. Cuma dia sering minta maaf," ujar Yasir.
Koordinasi dengan Kemensos
Dalam kasus ini, Kementerian Sosial mengirim tim untuk melihat anak tersebut berkaitan dengan penanganan selanjutnya.
Sebab, kedua orangtuanya saat ini sedang berada di dalam penjara.
Sementara, paman dan bibinya yang dititipkan untuk merawat, malah menganiaya balita tersebut.
Saat ini, paman dan bibi korban sedang menjalani proses hukum dan telah ditetapkan sebagai tersangka.
"Kita koordinasi dengan LPSK untuk memberi perlindungan khusus terhadap anak ini, karena ada upaya dari pengacara orang ini (tersangka) untuk damai. Mereka lagi upaya ke orangtua korban yang dipenjara itu. Saya bilang tak bisa. Mau damai silakan saja, tapi itu tak menghilangkan pidana," kata dia.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com